Apa Rasanya Mudik dengan Kereta Mewah?
Foto: Dok. PT Kereta Api Pariwisata (Indorailtour)

Apa Rasanya Mudik dengan Kereta Mewah?

Senin, 5 Jun 2017 | 09:07 | Gunawan Wibisono

WinNetNews.com - Tradisi pulang kampung atau mudik saat menjelang lebaran menjadi kebiasaan masyarakat di Indonesia. Saat menjalani mudik tersebut, ada banyak sarana transportasi yang biasa digunakan saat mudik lebaran, mulai dari mobil, bus, kereta, kapal laut, hingga pesawat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Kereta Api Pariwisata (Indorailtour) menyediakan sarana kereta wisata mewah bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman mudik dengan sensasi berbeda.

Dengan menggunakan kereta wisata, Penumpang bisa duduk di sofa yang empuk, berkaraoke, hingga tidur di ruangan yang ada di dalam kereta.

Untuk dapat menggunakan kereta wisata ini, penumpang tidak membeli tiket, melainkan dengan sistem sewa. Maksudnya, pemudik diharuskan menyewa satu kereta atau gerbong yang dapat diisi sekitar 20 hingga 28 penumpang.

Terkait masalah harga, bila ingin mudik menggunakan kereta mewah ini, penumpang harus merogoh kocek yang cukup dalam. Dalam sekali perjalanan, kereta wisata ini mematok tarif mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 40 juta, tergantung dari tujuannya.

"Untuk tarif lebaran saat musim mudik itu starting Rp 25 juta hingga 40 juta," ujar Senior Manager PT Kereta Wisata (Indorailtour) Evi Sarifah kepadaawak media, beberapa waktu lalu.

Kereta berkapasitas 20 hingga 28 orang ini menyediakan berbagai fasilitas mewah, mulai dari tempat duduk penumpang yang berbeda dari kereta reguler. Di kereta ini, tersedia juga ruang keluarga dengan sofa santai lengkap dengan televisi.

"Fasilitas yang diberikan pertama kenyamanan yang diberikan tentu berbeda ya, lebih tinggi," kata Evi.

Di dalam kereta ini, para penumpang bisa menghibur diri dengan berkaraoke dan menonton film yang telah disediakan. Tak hanya itu, untuk urusan perut, PT Kereta Wisata juga memberikan layanan makan prasmanan hingga coffee break.

Evi mengatakan seluruh layanan disajikan untuk dapat membuat penumpang merasa seperti di rumah. "Jadi konsepnya lebih seperti rumah, lebih homey, " tutur Evi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...