(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kita Kekurangan Zat Besi? ini Tandanya!

Rani
Rani

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kita Kekurangan Zat Besi? ini Tandanya! Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kita Kekurangan Zat Besi

WinNetNews.com - Zat besi merupakan mineral yang memainkan peran penting dalam tubuh kita. Kekurangan zat besi bisa jadi penyebab utama anemia, terutama di kalangan wanita hamil dan anak perempuan diusia produktif. Karena gejala kekurangan zat besi yang tidak menonjol, sulit untuk mendiagnosa masalah kesehatan ini pada tahap awal. Bahkan ketika ada beberapa gejala penting, kita bisa mengabaikannya. Tanda-tanda umum yang paling sering diabaikan misalnya letih atau lelah.

Biasanya, kekurangan zat besi bisa terdeteksi ketika melakukan pemeriksaan darah (hemoglobin) rutin. Mengetahui apa yang terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi sangat penting untuk menjaga diri kita agar tetap sehat dan bugar. Gejala kekurangan zat besi dapat bervariasi dan berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan. Ketika tubuh kita kehilangan zat besi, aliran oksigen ke jaringan tubuh akan terganggu.

Zat besi penting untuk produksi hemoglobin, yang merupakan pembawa oksigen dalam tubuh kita. Sebagian besar gejala kekurangan zat besi atau umumnya disebut dengan anemia terkait dengan kekurangan oksigen. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, untuk perempuan usia 19 sampai 50 tahun disarankan agar memakan makanan yang kaya akan zat besi sebanyak 18 miligram sehari. Dilansir dari laman Boldsky, berikut ini adalah beberapa gejala jika tubuh kita kekurangan zat besi.

Rambut Rontok

Rambut rontok lebih dari 100 helai perhari adalah salah satu gejala kekurangan zat besi. Ketika folikel rambut kekurangan oksigen, itu akan mempengaruhi proses normal pembentukan rambut dan pertumbuhan. Hal ini akan mengakibatkan rambut rontok yang tidak biasa.

Mudah Sakit

Zat besi memainkan peran penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kita agar tetap sehat. Sedikitnya zat besi dalam tubuh akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita. Pasokan oksigen yang cukup ke limpa penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Sering Sakit Kepala

Umumnya orang dengan defisiensi zat besi mungkin akan mengalami sakit kepala yang sering. Tubuh akan kekurangan zat besi dan mineral dalam darah, sehingga ini dapat menurunkan aliran darah ke jaringan. Hal ini akan menyebabkan sakit kepala dan pusing.

Kulit Pucat

kulit pucat adalah gejala yang paling menonjol dari kekurangan zat besi. Ini bisa jadi peringatan pertama jika kulit kita kekurangan zat besi. Dokter ahli biasanya mendiagnosa kekurangan zat besi dengan memeriksa kulit, lidah dan mata.

Restless Leg Syndrome (Rasa pegal dan tidak nyaman pada betis)

Seseorang yang kekurangan zat besi akan memiliki kesempatan untuk memiliki Rest Leg Syndrom (rasa cepat pegal dan tidak nyaman pada betis). Ini adalah gangguan yang menyebabkan kegelisahan pada seseorang, dan sekitar 20% orang yang memiliki sindrom ini (RLS) setelah diteliti ternyata menderita kekurangan zat besi.

Keinginan untuk Makan sesuatu yang tidak wajar

Untuk beberapa kasus, penderita yang kekurangan zat besi terkadang memiliki keinginan aneh seperti ingin makan tanah liat, kotoran, es, kapur dan beras. Ini memang sangat aneh, dan biasanya disebut dengan Pica.

Lidah bengkak

Kekurangan oksigen menyebabkan otot memperbesar dan ini terlihat jelas pada lidah. Kekurangan zat besi akan menurunkan kadar myoglobin, yang membantu kerja otot. Hal ini biasanya akan terlihat seperti retakan di dalam mulut.

Kuku Rapuh (mudah patah)

kuku rapuh dianggap salah satu gejala spesifik kekurangan zat besi. Sebelum menuju ke salon untuk melakukam manikur, konsultasikan dengan dokter untuk menemukan penyebab kuku kamu menjadi lemah.

Itulah yang terjadi pada tubuh kita ketika kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi tentu sangat mengganggu aktivitas harian kita. Oleh karena itu mengetahui gejala yang paling umum dari kekurangan zat besi sangat penting, sehingga kita dapat berkonsultasi dengan ahli medis dan menanganinya sejak dini.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});