(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Apakah Alamat Emailmu Menjadi Bagian dari 711 Juta Email dalam Situs Cybercrime?

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Apakah Alamat Emailmu Menjadi Bagian dari  711 Juta Email dalam Situs Cybercrime? Foto: Pexels

WinNetNews.com - Ternyata alamat emailmu tidak sepenuhnya aman. Karena Spambot yang berbasis di Belanda telah ditemukan memiliki 711.000.000 alamat email, yang digunakan untuk mengirim spam dan menyebarkan beberapa malware jahat.

Serta alamat email dengan  kata sandi di server web yang terbuka dan mudah diakses, menurut periset keamanan Benkow yang berbasis di Paris.

Spambot disebut Onliner dan merupakan bagian dari operasi malware berskala besar yang akan melewati filter spam, dengan kata kunci dan email yang digunakan untuk menjangkau korban karena serangan malware.

Kamu bisa memeriksa apakah alamat emailmu ada dalam daftar dengan membuka hasibeenpwned.com, situs anti-hacker yang menyimpan rincian kata sandi yang telah bocor.

Pada dasarnya, jika kalian melihat kombinasi kata sandi  email di sana, segera berhenti menggunakannya dan ubahlah di semua situs tempat kalian  menggunakannya, agar aman.

Juga, jika kalian  melihat email yang mencurigakan, sering kali disamarkan, jangan membukanya, karena bisa jadi perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk mencuri informasi perbankanmu.

"Satu kumpulan data terbesar yang pernah saya muat ke dalam HIBP. Hanya untuk skala kesadaran, itu hampir satu alamat untuk setiap pria, wanita dan anak di seluruh Eropa. " kata Troy Hunt dari HaveIBeenPwned.

Situs tersebut mengatakan perangkat lunak berbahaya berisi komponen berbasis server yang terletak pada alamat IP di Belanda yang mengambil  sejumlah besar file yang berisi informasi pribadi.

"Secara total, ada 711 juta alamat email unik, banyak di antaranya disertai dengan kata kunci yang sesuai. Tulisan lengkap tentang data apa yang ditemukan ada di posting blog berjudul Inside the Massive 711 Million Record Onliner Spambot Dump." katanya.

Troy menjelaskan bahwa alamat email yang ada dalam daftar kemungkinan akan ditargetkan oleh spam. 

Namun, mereka yang telah memiliki kata kunci yang juga kemungkinan akan ditargetkan untuk server SMTP mereka, yaitu untuk mengirimkan spam.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});