Apakah Dampaknya Bila Masturbasi Saat Hamil?
ilustrasi

Apakah Dampaknya Bila Masturbasi Saat Hamil?

Kamis, 13 Agt 2020 | 06:28 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Berkat peningkatan hormon saat hamil, sensitivitas organ intim dan gairah seks Anda bisa melonjak dramatis — bahkan tanpa harus dirangsang lebih dulu. Salah satu cara memuaskan dorongan seks selain berhubungan intim dengan pasangan adalah masturbasi. Masturbasi adalah tindakan seksual yang alami dan normal. Pertanyaannya, apakah aman untuk masturbasi saat hamil?

Masturbasi saat hamil, apakah aman?

Aktivitas seksual saat hamil tidak seharusnya menjadi masalah berarti bagi Anda. Bayi dalam kandungan dilindungi oleh cairan ketuban dan otot-otot rahim yang kuat. Oleh karena itu, seks dan masturbasi saat hamil tidak akan memengaruhi bayi Anda. Aktivitas seks juga tidak membawa tekanan fisik yang dapat memberatkan tubuh ibu hamil.

Masturbasi diketahui dapat meringankan stres, termasuk beragam masalah yang Anda hadapi selama kehamilan. Masturbasi dapat meningkatkan produksi endorfin. Endorfin merupakan sebuah hormon yang dapat menimbulkan rasa nyaman dan kebahagiaan dalam diri Anda.

Kenikmatan fisik yang dicapai melalui masturbasi mungkin juga dapat terasa melegakan bagi beberapa wanita yang tengah bergelut dengan begitu banyak isu-isu seputar kehamilan, seperti morning sickness, nyeri pinggang, dan pembengkakan kaki. Dengan kondisi fisik dan psikologis yang nyaman, Anda juga berada dalam kondisi terbaik untuk bisa tidur nyenyak.

Masturbasi saat hamil juga dapat Anda jadikan alternatif aktivitas seksual ketika perut Anda sudah semakin mencuat, yang membuat seks penetrasi bersama pasangan bisa terasa sulit. Malah, masturbasi dikenal mampu memberikan kenikmatan seksual yang lebih memuaskan daripada interaksi seksual berpasangan.

Walau masturbasi saat hamil telah diklaim aman, ada beberapa kekhawatiran yang berkaitan dengan keselamatan kehamilan, khususnya jika kehamilan Anda sudah berisiko tinggi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...