APBD Bali Akan Defisit Rp650 Miliar

Rusmanto
Rusmanto

APBD Bali Akan Defisit Rp650 Miliar
WinNetNews.com - Dampak dipotongnya dana alokasi umum oleh pemerintah pusat, APBD Bali tahun ini diperkirakan akan mengalami defisit hingga Rp650 miliar.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menuturkan pemotongan tersebut semakin memperberat beban pemprov, karena tahun ini pendapatan daerah juga diprediksi meleset Rp500 miliar dari target. Soalnya, jatah dana alokasi umum (DAU) yang dipotong pemerintah pusat mencapai Rp154 miliar.

Lebih lanjut dijelaskan pemotongan DAU akan memberatkan keuangan Pemprov Bali, karena dana-dana tersebut seharusnya digunakan untuk gaji pegawai.

Namun, karena gaji tetap harus dibayarkan lancar, maka yang akan terkena dampaknya adalah pos-pos pembangunan sejumlah proyek, serta belanja barang jasa perjalanan dan rapat bintek akan ikut dievaluasi.

Dia memaparkan akan menghitung ulang pengeluaran daerah untuk disesuaikan dengan jumlah pendapatan. Direncanakan evaluasi akan rampung pada akhir minggu ini, agar awal minggu depan dapat memutuskan pos-pos apa saja yang akan dilakukan penghematan.

Pastika menginstruksikan mengevaluasi lagi rancangan APBD Perubahan 2016 dan APBD Induk 2017. Dia meminta agar beberapa program yang memang belum dikerjakan agar dihentikan dulu, sementara fokus terhadap program yang sedang berjalan.

Rencananya hasil evaluasi akan segera dirapatkan dengan DPR agar dapat dipahami. Pihaknya juga akan meminta legislatif, agar bisa mengurangi hibah. Hal itu dikarenakan alokasi dana untuk hibah sendiri cukup besar mencapai ratusan miliar, sehingga anggaran itu bisa dialihkan dulu ke program prioritas.

Apa Reaksi Kamu?