Arab Saudi Akan Segera Cabut Secara Bertahap Larangan Umrah

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu ā€¢ Bacaan 2 Menit

Arab Saudi Akan Segera Cabut Secara Bertahap Larangan Umrah
Foto: Kompas.com

Winnetnews.com -  Kabar gembira diumumkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang rencananya akan segera mencabut penangguhan atau larangan sementara ibadah umrah dan kunjungan ke tempat-tempat suci secara bertahap. Seperti diketahui, akibat pandemi virus corona tempat-tempat suci tersebut telah ditutup sejak Maret lalu.

"Penangguhan sementara umrah dan kunjungan ke dua masjid suci akan dicabut secara bertahap," kata Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Mohammed Saleh Benten. 

“Pelaksanaan umrah secara bertahap dan kunjungan ke situs-situs suci akan bergantung pada solusi teknis yang memungkinkan perusahaan penyedia layanan umrah untuk lebih meningkatkan layanan mereka serta mempromosikan diri mereka secara lokal dan global," lanjut dia saat berbicara di forum virtual kedua yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman jamaah umrah, seperti dikutip dari Gulf News, Selasa (22/9).

Menteri menjelaskan akan ada lebih dari 30 perusahaan lokal dan internasional yang dapat menangani penyediaan layanan jamaah melalui jalur elektronik. Hal ini memungkinkan penyedia layanan umrah melakukan tindak lanjut yang diperlukan saat melayani jamaah.

Pihaknya mencatat penggabungan perusahaan umrah akan membuat pelayanan lebih berkualitas untuk  sekitar 16 juta jamaah umrah dalam dan luar negeri setiap tahun.

Nantinya, kartu pintar baru akan dikeluarkan  untuk perusahaan-perusahaan tersebut selama masa transisi. Kartu tersebut akan digunakan pertama kali untuk melayani pengunjung Masjid Nabawi dari dalam Kerajaan dan luar negeri. “Kami bercita-cita melayani 30 juta jamaah setiap tahun pada tahun 2030,” katanya.

Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah, Abdul Fattah Mashat penggabungan perusahaan dan akuisisi di sektor umrah ini akam secara signifikan mengurangi biaya operasional dan berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan diversifikasi layanan karena peningkatan aset dan kemampuan keuangan.

“Sistem haji dan umrah tidak terbatas pada layanan dasar yang diberikan kepada jamaah, karena terdapat paket lengkap dan beragam layanan yang dapat disediakan oleh sektor swasta, seperti layanan dukungan dan logistik, yang akan memiliki peran besar dalam mencapai tujuan Visi 2030," imbuh dia.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...