Arief Poyuono Ajak Pendukung Prabowo-Sandi Tolak Akui Pemerintahan Hasil Pilpres 2019

Daniel
Daniel

Arief Poyuono Ajak Pendukung Prabowo-Sandi Tolak Akui Pemerintahan Hasil Pilpres 2019 Arief Poyuono

Winnetnews.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyarankan agar masyarakat yang memilih Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk tidak membayar pajak. Bahkan, ia menyarankan agar mereka tidak usah mengakui adanya pemerintahan hasil Plilpres 2019 jika Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin terpilih menjadi pemenang Pilpres tahun ini.

Poyuono menilai jika hasil Pilpres 2019 versi KPU yang merupakan badan resmi perhitungan suara Pilpres masih terus dipaksakan, maka itu terkesan adanya upaya untuk membentuk pemerintahan baru. Karena menurutnya, pemenang Pilpres 2019 ini adalah pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Masyarakat yang telah memberikan pilihan pada Prabowo-Sandi tidak perlu lagi mengakui hasil Pilpres 2019 dengan kata lain jika terus dipaksakan hasil Pilpres 2019 untuk membentuk pemerintahan baru, maka masyarakat tidak perlu lagi mengakui pemerintahan yang dihasilkan Pilpres 2019," kata Poyuono kepada wartawan lewat keterangan tertulis, Rabu (15/5).

"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 di antaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate. Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019," lanjut Poyuono.

Pihak Prabowo-Sandi telah mengklaim untuk kesekian kalinya bahwa mereka memenangkan Pilpres 2019 dengan perolehan persentase sebesar 54 persen. Sementara itu perhitungan real count KPU masih berlangsung, dan kini progresnya sudah mencapai 83 persen.

Apa Reaksi Kamu?