Arief Poyuono: Anies Sudah Layak Dinonaktifkan dari Jabatan Gubernur
Foto: detikcom

Arief Poyuono: Anies Sudah Layak Dinonaktifkan dari Jabatan Gubernur

Jumat, 11 Sep 2020 | 16:10 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dengan mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total.

Atas tindakannya itu, menurut Arief, Anies layak dinonaktifkan dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Jakarta karena telah menginstruksikan PSBB Total tanpa sepengetahuan pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Joko Widodo.

"Anies sudah layak di non aktifkan. Karena penetapan PSBB wilayah tidak bisa tanpa sepengetahuan pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi," tutur Arief Poyuono.

Selain irut Arief juga menganggap PSBB Total yang diumumkan secara sepihak itu juga dapat berbahaya karena dapat menyebabkan ketakutan yang luas terlebih masyarakat kini tengah berupaya bangkit di masa new normal yang dicanangkan pemerintah pusat.

"Kalau dibiarkan maka Anies telah mendelegitimasi pemerintahan Presiden Jokowi," tuturnya.

Ia mengimbau agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang kini juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan segera menghadap presiden untuk menonaktifkan orang nomor satu DKI Jakarta itu. Arief menyamapikan agar Jakarta dapat mempersiapkan  kandidat pengganti sementara jabatan gubernur.

"Untuk itu juga Partai Gerindra perlu segera mempersiapkan kadernya yang saat ini menjadi Wakil Gubernur DKI untuk menjabat sementara posisi Gubernur," tuturnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...