AS Izinkan Microsoft Ekspor Software ke Huawei

Khalied Malvino
Khalied Malvino

AS Izinkan Microsoft Ekspor Software ke Huawei Microsoft dan Huawei. (Foto: The Straits Times)

Winnetnews.com - Microsoft mengungkapkan telah mendapatkan lisensi dari pemerintah Amerika Serikat untuk mengakses software ke Huawei Technologies.

"Pada 20 November, Departemen Perdagangan AS mengabulkan permintaan Microsoft untuk lisensi mengekspor software mass-market ke Huawei. Kami menghargai tindakan Departemen dalam menanggapi permintaan kami," kata juru bicara Microsoft kepada Reuters melalui email yang dikutip CNBCIndonesia.com, Jumat (22/11).

Pada pekan ini, Departemen Perdagangan AS kembali memperpanjang penangguhan sanksi bagi Huawei selama 90 hari. Beberapa perusahaan juga diizinkan untuk menjual produk dan jasanya ke Huawei.

Seorang pejabat di Departemen Perdagangan AS mengatakan pihaknya telah menerima 300 permintaan lisensi dan setengahnya telah diproses. Setengahnya atau seperempatnya sudah disetujui dan sisanya ditolak.

Namun belum jelas apakah Huawei akan mendapatkan lisensi untuk menggunakan produk dari Android Google. Tanpa akses ke layanan Google seperti Play Store akan sulit bagi Huawei untuk menjual ponsel di luar China. Google menolak mengomentari hal ini.

Huawei dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) oleh Departemen Perdagangan AS pada Mei lalu. Alasannya, AS menuding produk Huawei rentan disusupi China untuk memata-matai negara lain. Klaim ini sudah dibantah Huawei.

Dampak aturan ini membuat Google Android tak bisa lagi digunakan di ponsel terbitan terbaru Huawei setelah Huawei dimasukkan ke dalam daftar hitam. Huawei Mate 30 Pro jadi ponsel produk pertama pasca-Huawei dimasukkan ke dalam daftar blacklist. Di dalam ponsel ini tidak terdapat aplikasi Google secara pre-install atau bawaan ponsel. (cnbcindonesia)

Apa Reaksi Kamu?