AS-Turki Sepakat Gencatan Senjata dengan Militer Kurdi Suriah

Khalied Malvino
Khalied Malvino

AS-Turki Sepakat Gencatan Senjata dengan Militer Kurdi Suriah Pejabat senior milisi Kurdi Suriah, Aldar Khalil. [Foto: Middle East Eye]
Winnetnews.com - Pasukan Kurdi Suriah menyambut baik persetujuan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Turki. Hal itu diungkapkan pejabat senior milisi Kurdi, Aldar Khalil dalam pernyataannya di stasiun televisi lokal Al-Arabiya.

"Kami menyambut (baik) gencatan senjata," kata Khalil seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (18/10).

Khalil menyebutkan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terpaksa berkompromi dan bersepakat gencatan senjata karena perlawanan militer Kurdi Suriah yang terus membabi buta.

Melansir SINDOnews, komandan SDF Mazloum Kobani mengatakan, mereka menerima perjanjian dengan Turki dan akan melakukan apa yang diperlukan untuk membuatnya berhasil.

Ia menambahkan, bagaimanapun, perjanjian gencatan senjata hanyalah permulaan dan tidak akan mencapai tujuan Turki.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengadakan negosiasi dengan Wakil Presiden AS, Mike Pence di Ankara yang berlangsung lebih dari 4 jam.

Sejumlah pihak kemudian sepakat untuk menunda operasi Turki di Suriah selama 120 jam untuk memfasilitasi penarikan milisi Kurdi Suriah ke jarak sekitar 30 kilometer dari perbatasan dengan Turki.

Pekan lalu, Turki melancarkan serangan di negara tetangga Suriah dalam upaya untuk menciptakan ‘zona aman’ di sepanjang perbatasan yang akan bebas dari para pejuang Kurdi.

Turki menganggap pasukan Kurdi di Suriah sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan, yang telah diklasifikasikan sebagai organisasi teroris.

Apa Reaksi Kamu?