Asal Usul Kebaya yang Banyak Dipakai Kartini

Cindy
Cindy

Asal Usul Kebaya yang Banyak Dipakai Kartini Foto: Istimewa

Winnetnews.com - Setiap 21 April, rakyat Indonesia memperingati Hari Kartini. Kartini yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi lahir pada 21 April 1879. Kartini meninggal pada usia 25 tahun dan dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Setiap hari Kartini perempuan di Indonesia akan mengenkan kebaya. Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung batik atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.

Asal kata kebaya berasal dari kata arab abaya yang berarti pakaian, namun versi lain menyebut berasal dari kata "Kebayak" atau "Mbayak" dari masyarakat Jawa. Ada pendapat yang menyatakan kebaya berasal dari China. 

Lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatra, dan Sulawesi Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian itu diterima di budaya dan norma setempat. 

Namun ada juga pendapat jik kebaya memang asli dari Indonesia. Ada juga teori yang mengatakan bahwa kebaya mulai dikenal di Indonesia khususnya di Jawa seiring dengan penyebaran agama Islam pada abad ke 13. 

Hal ini bisa dihubungkan dengan teori penyebaran agama Islam yang dilakukan okeh wali songo dan fakta sejarah yang mengatakan wali songo adalah keturunan cina. 

 

 

Penulis : Cindy Irma Cicilia
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

Apa Reaksi Kamu?