Asing Takut dengan Pengumuman GDP

Asing Takut dengan Pengumuman GDP

WinNetNews - Jam 11 nanti rencananya akan keluar penguman GDP di kuartal pertama tahun 2016 ini, pengumuman ini adalah pengumuman yang sangat penting dan bisa menjadi penentu arah IHSG beberapa bulan kedepan. Dalam masa recovery seperti yang dialami Indonesia saat ini pengumuman kinerja perusahaan dan ekonomi nasional secara keseluruhan memang mendapat perhatian lebih.

Jika anda ingat di awal tahun ini pengumuman GDP di kuartal ke-empat 2015 lalulah yang mengkonfirmasi datangnya trend bullish. Dimana pada hari pengumuman tersebut terjadi inflow dana asing kedua terbesar sepanjag sejarah dimana total dana asing yang masuk dalam sehari mencapai 2.4 T.

image0

Jika kita melihat grafik di atas kita melihat bahwa ada inflow yang sangat besar mengiringi locatan IHSG di awal bulan Februari lalu, yang lebih menari adalah 2 minggu sebelum pengumuman tersebut terlihat jelas bahwa investor asing terlihat secara tiba-tiba merubah strateginya di pertengahan bulan Februari, dimana sebelumnya IHSG dalam trend bearish dan disertai dengan outflow dana asing, menjadi bullish disertai dengan inflow. Jadi memang ada kemungkinan investor asing sudah mengetahui pengumuman tersebut kurang lebih 2 minggu sebelum keluarnya pengumuman resmi. Namun jika asumsi yang sama kita gunakan untuk pengumuman pagi ini, maka kita perlu berhati-hati, karena yang dilakukan investor asing justru bertentangan dengan yang dilakukan di awal tahun.

Sejak awal minggu lalu terlihat investor asing terus keluar, jika dihitung outflow yang terjadi pagi ini, ini adalah hari ke 6 terjadinya outflow asing secara berturut-turut, jadi ada indikasi investor asing sudah mengantisipasi kalau kinerja GDP yang akan diumumkan pagi ini di bawah ekspektasi. Belum lagi kita juga sudah melihat bahwa report kinerja perusahaan di kuartal pertama lalu yang di bawah ekspektasi sebelumnya.

Sebagai investor ritel kita hanya bisa menunggu, yang pasti dengan semakin banyaknya dana asing yang keluar peluang koreksi IHSG terus meningkat, itulah salah satu alasan kami terus me-warning para pembaca kami akan besarnya potensi koreksi memasuki potensi Mei – Oktober ini.