Asuransi : Bisnis Syariah Kian Serius Digarap

Muchdi
Muchdi

Asuransi : Bisnis Syariah Kian Serius Digarap
WinNetNews.com - Perusahaan join venture menjadi magnet untuk menggarap lebih serius untuk ceruk pasar bisnis asuransi jiwa syariah yang masih terbuka lebar. Tak sedikit dari mereka yang rajin meluncurkan produk baru asuransi syariah di tahun ini.

Dua produk asuransi berbasis syariah di luncurkan Salah satunya oleh PT AXA Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) sekaligus di pertengahan semester kedua tahun ini. Totalnya, perusahaan patungan antara PT Bank Mandiri Tbk dengan AXA tersebut telah merilis empat produk syariah di sepanjang tahun ini.

Produk baru yang dikeluarkan AXA Mandiri tersebut bertajuk Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas Syariah dan Asuransi Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah. kontribusi asuransi syariah terhadap total perolehan premi saat ini memang masih cukup kecil yakni sekitar 4%, Ujar Paul Setio Kartono, Direktur AXA Mandir.,

Namun, potensi bisnis asuransi syariah di dalam negeri cukup besar. Maklum, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.

Di sisi lain, penetrasi asuransi jiwa syariah belum terbilang besar. Jumlah agen syariah AXA Mandiri sendiri baru 200 orang. Jumlah ini jauh lebih kecil ketimbang agen konvensional AXA Mandiri yang mencapai 1.900 orang.

"Lewat produk baru ini kami harapkan premi syariah makin besar," ujar Paul tanpa menyebutkan target perolehan premi, kemarin (7/10).

Perusahaan lain yang juga berencana membesarkan unit bisnis syariah adalah PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life). Perusahaan asuransi jiwa patungan yang bermarkas besar di Kanada tersebut belum lama ini menelurkan dua produk asuransi syariah yakni Asuransi Brilliance Amanah dan Asuransi Brilliance Hasanah Fortune Plus.

Tak hanya itu, Sun Life juga membentuk lembaga pendidikan khusus untuk mencetak agen-agen asuransi syariah andal. Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan, pihaknya kian serius menggarap asuransi syariah sebagai persiapan spin off unit usaha syariah (UUS).

Pencapaian premi syariah Sun Life Financial cukup pesat. Di semester I 2015, Sun Life meraup premi syariah Rp 19,9 miliar atau naik lebih dua kali lipat dari periode sama tahun lalu, Rp 8,8 miliar.

Zurich Insurance Group juga tertarik menggarap asuransi syariah. Meski belum memiliki produk syariah, asuransi asal Swiss ini menjajaki peluang seluruh produk asuransi termasuk syariah.

"Kami masih mempertimbangkan produk syariah di Indonesia dan Malaysia," ujar Stuart A Spencer, Chief Executive Officer General Insurance, Asia Pacific Zurich Insurance Group.

Secara industri, di semester I 2015, total premi asuransi jiwa syariah mencapai Rp 5,1 triliun atau naik 15,6%.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});