Atap Pos Polisi di Trenggalek Rubuh Tertiup Angin
ilustrasi

Atap Pos Polisi di Trenggalek Rubuh Tertiup Angin

Rabu, 11 Apr 2018 | 15:30 | Rusmanto

WinNetNews.com - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan teras salah satu Pos Polisi di Trenggalek ambruk. Beruntung sejumlah anggota polisi yang sedang berjaga berhasil menyelamatkan diri. 

Kanit Turjawali Satlantas Polres Trenggalek Ipda Zainuddin, mengatakan robohnya teras Pos 9.0 di simpang empat Widowati ini terjadi pada hari Selasa (10/4/2018) tengah malam. Saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan deras disertai angin kencang. 

"Kami tidak menyangka akan ambruk sepert ini. Saat itu anggota yang ada di dalam pos kaget, karena tiba-tiba terdengar suara bruk. Ternyata teras itu ambruk. Anggota langsung semburat menyelamatkan diri, karena khawatir pos ikut ambruk," terang Zainuddin, Rabu (11/4/2018). 

Zainuddin menambahkan, di bawah teras yang terbuat dari seng tersebut terdapat dua unit kendaraan parkir, yakni satu sepeda motor dan satu unit mobil patroli. Meski demikian, kedua kendaraan tersebut tidak ada yang mengalami kerusakan. 

"Alhamdulillah korban jiwa maupun luka tidak ada, kemudian kendaraan yang tadi sempat tertimpa juga tidak mengalami kerusakan. Sekarang sudah dievakuasi semua. Kerugian jiwa tidak ada, hanya kerugian materiil," jelas Zainuddin. 

Pagi ini belasan anggota Satlantas Polres Trenggalek pun bergotong royong membersihkan material teras yang ambruk serta mengevakuasi kendaraan dan berbagai perlengkapan yang ada di dalam pos. 

"Untuk sementara Pos 9.0 tidak dapat difungsikan dan kegiatan kami alihkan di Pos Sahabat di simpang empat Basuki, sambil menunggu pembangunan," jelasnya. 

Akibat hujan deras yang terjadi semalaman, tiga desa di Trenggalek juga dilaporkan terendam banjir. Selain perkampungan, luapan air juga menggenangi puluhan hektare area persawahan. 

Tiga desa yang terendam banjir adalah Desa Ngadirenggo dan Desa Wonocoyo, Kecamatan Pogalan serta Desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari. Ketinggian banjir bervariasi mulai 30 sentimeter hingga satu meter. 

"Semalam itu hujannya memang cukup deras, mulai dari sore sampai tengah malam masih hujan. Wilayah sini memang sering sering banjir, tapi untuk kali ini genangan air lumayan lama," kata salah satu warga Dusun Blengok, Desa Wonocoyo, Mutiah. (detikcom)
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...