Aturan Berbagi Kamar Dengan Sang Buah Hati

Aturan Berbagi Kamar Dengan Sang Buah Hati

Sabtu, 23 Jan 2016 | 18:00 | Liani
WinNetNews.com - Para ibu, umumnya, setelah melahirkan tidak ingin terpisah dengan sang bayi. Alhasil, banyak ibu memutuskan untuk satu kamar dengan bayi.

Lebih mudah memberikan ASI, mengganti popok, dan bermain bersama, menjadi alasan utama para ibu untuk berbagi kamar dengan buah hati mereka yang masih bayi.

Salah satu hal yang menjadi kendala dengan satu kamar bersama bayi adalah waktu intimasi dengan suami.

Untuk memberikan solusi pada Anda. Berikut aturan-aturan berbagi kamar dengan sang buah hati yang telah Anda nanti kehadirannya:

Jadwal bercinta

Khawatir bayi Anda terbangun ketika Anda dan suami sedang bercinta? Jangan panik.

Solusinya adalah atur jadwal bercinta di waktu bayi Anda tidur. Jika tiba-tiba bayi terbangun ketika Anda dan suami sedang beraksi, jangan kalang kabut. Sebab, bayi berusia di bawah enam bulan tidak akan mengingat apa yang terjadi di sekitarnya.

“Kehidupan seks Anda dan suami sangatlah penting. Jadi, jangan merasa takut untuk memenuhi kebutuhan seks, meski ada bayi tertidur di kamar Anda,” ujar Christine Northam, Konsultan Seks.

Ciptakan ritual baru di kamar tidur

Menemukan waktu bermesraan berdua dengan suami seperti sebelum memiliki bayi, memang tidak mudah dilakukan, tapi bukan berarti mustahil.

“Jangan malas untuk menghidupkan kembali kemesraan seperti dulu. Jika sekarang Anda memiliki anggota keluarga baru, libatkan juga bayi Anda. Apa yang biasa Anda lakukan berdua, jadikan itu sebagai waktu berkualitas bersama keluarga,” urainya.

Jangan letakkan semua perlengkapan bayi di kamar Anda

Pisahkan perlengkapan dan kebutuhan bayi di kamar terpisah. Jangan membuat kamar tidur Anda sesak dengan mainan dan pakaian bayi yang berserakkan di lantai.

Jadilah seorang ibu yang cerdas dalam memisahkan perlengkapan utama dan perlengkapan alternatif di dekat ranjang bayi.

Selain itu, Anda bisa membuat kantung-kantung pada kain tirai kamar untuk meletakkan kebutuhan bayi sehingga tidak membuat kamar tidur Anda sempit.

Rencana jangka panjang

Umumnya, bayi tidur di kamar orangtua itu bersifat sementara. Departemen Kesehatan di Inggris, bahkan merekomendasikan orangtua tidur bersama bayi, hanya selama enam bulan.

Oleh karena itu, nikmati waktu sekamar bersama dengan bayi Anda untuk menjalin komunikasi dan hubungan emosional yang lebih optimal.

Dilansir dari laman kompas

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...