Awak Bertengkar dengan Penumpang, Delta Airlines Minta Maaf
Foto: Youtube/Brian S

Awak Bertengkar dengan Penumpang, Delta Airlines Minta Maaf

Jumat, 5 Mei 2017 | 10:41 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Delta Airlines meminta maaf karena menendang satu keluarga dengan dua anak kecil dari sebuah penerbangan setelah pelanggannya sudah naik. Insiden tersebut terjadi pada tanggal 23 April lalu, namun rekaman cobaan tersebut baru saja diposting ke YouTube pada tanggal 3 Mei oleh Brian Schear. Insiden tersebut terjadi pada penerbangan Delta 2222, yang merupakan perjalanan semalam dari Hawaii ke Los Angeles.

Terlihat pelanggan sedang berdebat dengan pramugari selama pertukaran delapan menit.Yang menjadi masalah adalah kursi anak laki-laki saat bayi laki-laki itu masuk. Tempat duduk itu dipesan dengan nama putra Schear yang lebih tua, yang melakukan penerbangan sebelumnya.

Anggota keluarga yang sedang dalam penerbangan, Schear, istri dan anak-anak mereka yang berusia satu dan dua tahun, akhirnya dikawal dari pesawat terbang dan terbang ke tempat tujuan pada penerbangan berikutnya dengan maskapai lain.

"Kami mohon maaf atas pengalaman buruk yang dialami pelanggan kami bersama Delta, dan kami telah menghubungi mereka untuk mengembalikan perjalanan mereka dan memberikan kompensasi tambahan," kata maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis.

"Tujuan Delta adalah selalu bekerja sama dengan pelanggan dalam usaha untuk menemukan solusi atas masalah perjalanan mereka. Itu tidak terjadi dalam kasus ini dan kami mohon maaf." tulisnya.

Schear dapat terdengar dalam video berulang kali mengatakan bahwa dia membayar tempat duduk untuk anak laki-lakinya yang sedang duduk. Dia mengatakan bahwa "tidak benar" bahwa maskapai tersebut memintanya untuk memberikannya.

Dia mengatakan bahwa dia membeli kursi untuk anak laki-lakinya yang duduk di sebuah pesawat yang berbeda sehingga anak laki-lakinya yang masih bayi bisa duduk di kursi mobil dan bukannya di pangkuan ibunya selama perjalanan semalam. "Dia tidak bisa tidur kecuali jika dia ada di kursi mobilnya," kata ayah tersebut.

Seorang pejabat dapat mendengar dan mengatakan kepada orang itu bahwa itu adalah kebijakan federal bahwa siapa pun yang menempati kursi di pesawat terbang harus menjadi orang yang namanya dipesan untuk kursi itu. Pejabat tersebut juga mengatakan kepada pria bahwa dia akan "dipenjara" jika dia tidak bekerja sama.

Delta mengatakan penerbangannya tidak padat, tapi ada penumpang yang menunggu untuk terbang siaga, itulah sebabnya mereka mencoba memberi ruang untuk penerbangan.

Rekaman cobaan tersebut telah mengumpulkan hampir 900.000 viewers di YouTube sejak diposkan pada hari Rabu.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...