Awal Februari di Bandung Belanja Pakai Kantong Plastik

Awal Februari di Bandung Belanja Pakai Kantong Plastik

Selasa, 19 Jan 2016 | 13:50 | Nadia Chevina
WinNetNews.com - Kota Bandung menjadi pilot project penerapan Kantong Plastik Berbayar yang dicanangkan Kementrian Lingkungan Hidup (Kemen LH). Mulai Februari 2016 mendatang, lebih baik warga Kota Bandung membawa tas sendiri jika hendak berbelanja.

Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Hidup, Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung, Teti Mulyawati kepada detikcom saat dihubungi melalui telepon.

Mulai pertengahan bulan Februari, setiap menggunakan kantong plastik saat berbelanja di minimarket atau supermarket akan dikenai biaya. Namun berapa biayanya masih dirumuskan.

"Bulan depan akan diujicoba di mini market. Tapi ada juga supermarket yang sudah memulai. Jadi plastik itu enggak gratis, kalau butuh plastik ya bayar," kata Teti.

Kota Bandung sebetulnya sudah memiliki Perda No 17 Tahun 2012 tentang pelarangan pemakaian kantong plastik. Teti mengklaim sosialisasi sudah terus dilakukan terutama kepada perusahaan retail.

"Sistemnya nanti begini, kasir memberi pilihan apakah mau pakai kantong plastik atau tidak. Kalau pakai kantong plastik ya bayar," terang Teti.

Jika konsumen sudah membawa tas sendiri atau meminta memakai dus, bisa saja mereka akan mendapatkan potongan harga yang bisa didonasikan untuk lingkungan.

"Saya kemarin berbelanja di salah satu supermarket, Saya meminta untuk pakai dus, saya dapat potongan. Potongannya itu didonasikan untuk lingkungan," terang Teti.

Penerapan kantong plastik berbayar ini diharapkan bisa semakin menekan angka pengurangan pemakaian kantong plastik.

"Kita tidak anti plastik, terkadang memang masih butuh. Tapi sebagai sebagai sarana edukasi agar masyarakat bijak menggunakan kantong plastik," tandasnya.

Dilansir dari laman detik 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...