Awas! Ini Hukumannya Pengendara yang Masih Gunakan Lampu Rotator dan Sirine
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Royke Lumowa/Foto: Karna WNN

Awas! Ini Hukumannya Pengendara yang Masih Gunakan Lampu Rotator dan Sirine

Senin, 7 Mei 2018 | 14:53 | Karna H.

WinNetNews.com – Hingga saat ini, masih banyak pengguna kendaraan pribadi menggunakan lampu rotator dan sirine. Bahkan, sampai membuat masyarakat resah, karena beberapa oknum yang bertindak arogan ketika meminta jalan kepada pengguna mobil atau sepeda motor.

Mobil dan motor yang menggunakan kedua aksesori itu memposisikan dirinya seolah petugas polisi yang sedang berpatroli atau membawa rombongan penting.

Padahal, sudah diatur dalam undang-undang no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bahwa sirine dan rotator tidak boleh digunakan oleh masyarakat sipil. Sebab, khusus instansi terkait, sepeti Polisi, pemadam kebakaran, ambulans, dan lain sebagainya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri) Irjen Pol. Royke Lumowa menjelaskan bahwa polisi akan serius menindak tegas mobil dan motor yang pakai kedua aksesori tersebut.

"Karena, itu termasuk pelanggaran lalu lintas. Kami akan tegas menindak pelanggaran tersebut," kata Royke, Selasa (10/10/2017).

Menurut Royke, sejauh ini sudah banyak pengguna sirine, rotator yang ditindak oleh polisi. Ke depan, lebih ditingkatkan lagi karena sudah sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.

"Penindakan akan terus kami lakukan dan kami akan arahkan untuk ditingkatkan lagi," ucap Royke.

Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto, pernah mengatakan pelanggar tersebut dikenakan ketentuan pidana pasal 287 ayat 4.

Pelanggar dikenakan hukuman, yaitu kurungan selama satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...