Skip to main content

Ayah Mirna dan Polisi Miliki Informasi Berbeda dari Australia

Ayah Mirna dan Polisi Miliki Informasi Berbeda dari Australia
Ayah Mirna dan Polisi Miliki Informasi Berbeda dari Australia

WinNetNews.com - Penyidik Polda Metro Jaya terus mengumpulkan petunjuk untuk menjadi bukti persidangan di kasus kematian Wayan Mirna Salihin akibat racun sianida. Tak tangung-tanggung, polisi mengaku bekerjasama dengan The Australian Federal Police (AFP) atau kepolisian federal Australia.

Polisi mengaku telah memiliki informasi terkait kasus "kopi maut" dari AFP. Namun informasi yang dimiliki oleh polisi ternyata tak sama dengan apa yang dimiliki oleh ayah Mirna, Dharmawan Salihin.

"Punya tapi tak serupa," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, M. Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (09/02/2016).

Sebelumnya, Dharmawan mengaku menyewa detektif swasta untuk menyelidiki kematian anaknya. Sama seperti yang dilakukan oleh polisi, Dharmawan terus menyakinkan dirinya bahwa tersangka yang telah ditetapkan polisi, Jessica Kumala Wongso adalah pembunuh Mirna.

Dermawan meyakini, informasi dari kepolisian Australia mampu menguatkan bukti kasus kematian Mirna. Menurutnya, salah satu saksi, Hanie, merupakan saksi kunci dalam membongkar kasus kematian Mirna. “Kuncinya ada di Hani. Hani itu lebih kenal Jessica dibandingkan dengan Mirna. Dia kenal (Jessica) duluan tuh, lalu Mirna datang, kemudian berteman,” kata Dharmawan.

Dilansir dari laman rimanews

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top