Bacakan Pleidoi, Aman Abdurrahman Minta Divonis Bebas

Rusmanto
Rusmanto

Bacakan Pleidoi, Aman Abdurrahman Minta Divonis Bebas Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Aman Abdurrahman pemimpin JAD dan terdakwa bom Thamrin 2016 lalu sudah
menyampaikan pleidoi yang dibacakan oleh kuasa hukumnya, Asludin Hatjani. Dalam pleidoi itu, Aman meminta hakim memvonis bebas dirinya dan membebaskan dari segala tuduhan aksi terorisme.

“Kami memohon majelis menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme dalam dakwaan pertama primer sebagaimana diatur dalam Pasal 14 juncto Pasal 6 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme,” kata Asludin, kuasa hukum Aman.

Dalam akhir pleidoinya, Aman meminta hakim mengadili dengan hukuman adil-adilnya dan seringan-ringannya bila tidak sependapat dengan nota pembelaan yang disampaikan hari ini. “Atau apabila majelis hakim berpendapat lain, maka mohon keadilan yang seadil-adilnya dan hukuman yang seringan-ringannya,” lanjut kuasa hukum Aman Abdurrahman.

Aman Abdurrahman pemimpin JAD yang diduga aliansi ISIS di Indonesia ini dituntut hukuman mati oleh jaksa. Aman dinilai telah melanggar Pasal 14 Jo 6 dan Pasal 14 Jo 7 UU No 15 Tahun 2003 Tentang Tindak Pidana Terorisme.

Jaksa menilai, Aman punya peran penting sekaligus menjadi dalang dari serangkaian serangan bom, seperti Bom Thamrin, Bom Kampung Melayu, serta Bom Gereja HKBP Oikumene Samarinda.

Apa Reaksi Kamu?