Badan Pesawat Rusia KGL-9268 Ditemukan, 120 Jasad Dievakuasi

Badan Pesawat Rusia KGL-9268 Ditemukan, 120 Jasad Dievakuasi

WinNetNews.com - Badan Pesawat maskapai Rusia, Kogalymavia dengan nomor registrasi KGL-9268 yang hilang kontak pada Sabtu (31/10/15) pukul 06.14 waktu setempat ditemukan oleh otoritas Mesir. Pesawat ini jatuh di kawasan pegunungan terpencil dekat kota pantai Al Arish, Sinai Utara. Sekitar 45 ambulans dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap korban pesawat yang membawa 217 penumpang beserta 7 awak pesawat.

Dilansir dari Reuters, otoritass penerbangan sipil Mesir menyampaikan bahwa tim pencari dan penyelamat menemukan lokasi bangkai pesawat jenis Airbus A-321 itu di lokasi sejauh 35 kilometer sebelah selatan kota pantai Al Arish. Lokasi jatuhnya pesawat telah diketahui sejak Sabtu (31/10/15) pagi, tetapi upaya untuk menjangkau lokasi terhambat oleh cuaca buruk dan lokasi jatuhnya pesawat berada di wilayah terpencil.

Tim penyelamat yang telah berhasil menjangkau lokasi jatuhnya peswat, mengungkapkan bahwa kondisi pesawat maskapai Rusia naas tersebut sudah hancur. Dugaan sementara tak ada penumpang dan awak pesawat yang selamat dalam kecelakaan pesawat tersebut.

Diketahui bahwa, pesawat dengan nomor registrasi KGL-9268 ini lepas landas dari Bandara Internasional Sharm El-Sheikh, kota wisata Laut Merah, Mesir pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 05.51 waktu setempat. Pesawat ini terbang menuju kota St Petersburg, Rusia. Selang 23 menit kemudian, pesawat gagal melakukan kontak dengan pihak Air Traffic Control (ATC) di Siprus dan tidak terdeteksi radar.

menurut keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, Pilot sempat meminta izin kepada ATC Mesir untuk mengubah arah dan untuk mendaratkan pesawat di sekitar Kairo. ketika itu pesawat seedang terbang pada ketinggian 9 ribu meter. Pilot menghubungi meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat karena ada gangguan sinyal radio. Setelah itu, komunikasi antara pihak ATC dengan pesawat maskapai Rusia ini terputus.

 

Sementara itu, kotak hitam pesawat naas ini juga telah ditemukan. Akan tetapi masih ada satu bagian kotak hitam pesawat yang harus dicari. Tim penyelamat harus menyisir area pencarian yang cukup besar, karena puing-puing pesawat tersebar di area yang cukup luas. Sampai dengan berita ini diturunkan sudah ditemukan sebanyak 120 jasad utuh yang ditemukan oleh petugas.

"Kami mendengar banyak suara deringan telepon, kemungkinan besar milik para korban, dan petugas mengumpulkannya dan memasukkannya ke dalam satu tas," kata seorang petugas penyelamat yang enggan disebut namanya kepada Reuters.

Selain itu, banyak ditemukan jasad yang masih terduduk di kursi pesawat. Petugas penyelamat menerangkan bahwa badan pesawat terbelah menjadi dua bagian dan salah satunya menghantam batu besar.

Menurut oritas Mesir sebagian besar penumpang merupakan turis asal Rusia. Meski demikian belum diketahui secara pasti asal kewarganegaraan para penumpang dan awak pesawat.