(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bagaimana Jika Madu di Seluruh Dunia Tercemar Pestisida?

Rani
Rani

Bagaimana Jika Madu di Seluruh Dunia Tercemar Pestisida?

winnetnews.com - Sebuah riset terbaru yang telah dipublikasikan dalam jurnal Science, menunjukan bahwa 75 % dari 200 sampel madu di dunia mengandung neonicotinoids. Neonicotionids merupakan salah satu jenis racun insektisida (pestisida) yang bisa mempengaruhi sistem syaraf pusat pada serangga. Racun ini bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada serangga. Ini artinya sebagian madu di seluruh dunia sudah tercemar dengan pestisida

Dilansir dari laman The Guardian, sekitar tiga perempat tanaman di dunia memang memiliki ketergantungan pada lebah yang sampai saat ini populasinya terus berkurang. Studi berjudul 'Nerve Agents in Honey' dilakukan oleh peneliti di Botanical Garden of Neuchatel di Swiss. Penelitian ini melaporkan efek pestisida yang dipakai petani di dunia.

Kontaminasi terbesar terdapat di Amerika Utara, 86% dari sampel yang mengandung lebih dari satu neonicotinoid. Disusul oleh Asia, dengan 80% dan Eropa dengan 79%. Yang paling kecil adalah Amerika Selatan, 57%. Dua sampel memperlihatkan kontaminasi di bawah maksimum risidu yang diijinkan untuk dikonsumsi di bawah hukum Uni Eropa. 

Menurut Matt Shardlow dari Bug's Life Inggris. kontaminasi neonicotinoid pada madu merupakan peringatan kehidupan hewan liar diancam oleh bahan kimia ini di seluruh dunia.

'Perlu adanya momentum untuk mendukung solusi global yang baru untuk memberikan standar tinggi pada perlindungan lingkungan dan manusia di manapun,' ungkap Matt Shardlow. 

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});