(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bagaimana Uang Membentuk Kepribadian Seseorang? Intip Penjelasan Dari Psikolog

Sofia
Sofia

Bagaimana Uang Membentuk Kepribadian Seseorang? Intip Penjelasan Dari Psikolog Uang bisa mempengaruhi kepribadian seseorang. (Foto: Money Smart)

Winnetnews.com - Brad Klontz, Psy.D., CFP, seorang psikolog yang juga konsultan keuangan telah meneliti selama bertahun-tahun bagaimana asumsi dan pola pikir terhadap uang menjadi motif atas hubungan kliennya dengan uang mereka.

Baru-baru ini, Klontz telah mengelompokkan manusia ke dalam empat tipe berdasarkan pandangan mereka terhadap uang. Pengelompokan ini disebut ‘Money Script’.

Money Script adalah sebuah ‘narasi keuangan’ yang mempengaruhi bagaimana seseorang membelanjakan uangnya. Dari hasil studinya, Klontz akhirnya menulis buku tentang bagaimana mengoptimasi pola pikir seseorang terhadap keuangan, yang berjudul: Wired for Wealth: Change the Money Mindsets That Keep You Trapped and Unleash Your Wealth Potential.

Menurut Klontz, jika ingin mengatasi masalah keuangan, bingung bagaimana mengatur keuangan, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengenali diri, bagaimana ‘narasi keuangan’ yang selama ini tertanam di kepala kita.

Di bawah ini termasuk yang manakah kamu?

1. Menghindari Uang

(Foto:  Unsplash/Carlos Arthur M.R)

Mereka memiliki pandangan negatif terhadap orang kaya dan menganggap bahwa uang biasanya bisa membuat orang serakah dan terjerumus pada korupsi.

2. Penyembah Uang

(Foto: Unsplash/Sharon McCutcheon)

Atau disebut ‘money worship’. Tipe ini menggambarkan orang-orang dengan pola pikir bahwa dengan memiliki lebih banyak uang, permasalahan mereka semua akan terselesaikan dan membuat mereka lebih bahagia. "Ini kemudian berkaitan dengan berbagai hal, termasuk gila kerja dan lebih sering belanja," tambah Klontz.

3. Money Status

(Foto: Unsplash/ Sharon McCutcheon)

"Ini adalah pola pikir yang mengaitkan harga dirimu dengan kekayaanmu," kata Klontz. Orang dengan tipe ini akan berkata bahwa mereka menghasilkan lebih dari yang mereka lakukan, lalu suka membeli barang keluaran terbaru dan flamboyan.

4. Waspada Uang

(Foto: Unsplash/Allef Vinicius)

Jika kamu waspada terhadap uang, memiliki kecemasan tertentu tentang masa depan, yang mendorongmu untuk selalu menyisihkan sesuatu untuk kemungkinan terburuk di masa depan, maka kamu termasuk tipe ‘money vigilance’. "Orang-orang ini lebih fokus pada tabungan dan akan cemas jika mereka tidak punya simpanan uang yang cukup di rekening untuk keadaan darurat," kata Klontz. Dia juga menambahkan bahwa orang dengan tipe ini cenderung lebih tertutup tentang uang dan berapa banyak yang mereka hasilkan.

 

Nah, kalau sudah tahu kamu termasuk tipe yang mana, jangan takut untuk membicarakannya. Karena untuk bisa keluar dari ‘narasi keuangan’ yang kamu miliki saat ini, kamu harus menggali kenapa kamu bisa ada di fase itu. Sehingga solusi dalam mengatur keuangan kamu bisa disesuaikan.

Mungkin saja ada pola pikir tertentu yang tertanam di kepalamu sejak lama. Dan pola pikir itulah yang ternyata memperburuk keadaan.

Kamu yang tumbuh dari keluarga kekurangan misalnya, penelitian menunjukkan bahwa kamu mungkin lebih cenderung menyamakan uang dengan status. Jika kamu berasal dari keluarga kaya raya, tetapi memiliki orang tua yang workaholic, mungkin kamu cenderung menghindari uang.

 

 

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});