Bak Bumerang, AS Bakal Ambil Alih TikTok dari China
Amerika Serikat (AS) sepakat Microsoft akuisisi TikTok yang notabene merupakan produk China. (Foto: The New York Times)

Bak Bumerang, AS Bakal Ambil Alih TikTok dari China

Selasa, 4 Agt 2020 | 16:05 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Seperti bumerang yang dilempar jauh, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump akhirnya merestui pembelian platform berbagi video pendek milik ByteDance asal China, yakni TikTok. Sebelumnya ramai diberitakan bahwa perusahaan teknologi raksasa asal AS, Microsoft bakal mengakuisisi TikTok.

Mengutip Uzone, Selasa (4/8), Trumo beralasan karena TikTok dimiliki oleh perusahaan ByteDance yang berbasis di China, dan Trump merasa semua itu akan menjadi aplikasi mata-mata bagi Pemerintah China.

Trump berencana untuk memblokir aplikasi hiburan ini karena kekhawatiran tersebut. Namun panggilan telepon akhir pekan antara Satya Nadella selaku CEO Microsoft dengan Trump tampaknya mengubah pikiran orang nomor satu di Negeri Paman Sam itu.

Seperti dikutip dari TechCrunch, Selasa (4/8), Presiden Trump tidak hanya setuju soal restu Microsoft membeli TikTok, namun juga berharap ByteDance memberikan potongan harga jualnya.

“Kami memiliki berbincang (dengan Satya Nadella) yang hebat, dia memanggil saya, untuk melihat apakah, eh, bagaimana perasaan saya tentang hal itu (Microsoft membeli TikTok),” kata Trump.

“Dan saya katakan lihat, itu tidak dapat dikontrol, untuk alasan keamanan, oleh China. Terlalu besar, terlalu invasif. Dan itu tidak mungkin. Dan ini kesepakatannya. Saya tidak keberatan jika, apakah itu Microsoft atau orang lain- perusahaan besar, perusahaan aman, perusahaan sangat Amerika -membelinya,” tegasnya.

Meski belum diketahui seberapa besar nilai kepemilikan Microsoft di TikTok, namun, Trump mengatakan lebih baik Microsoft membeli sebagian besar kalau perlu di atas 30 persen agar TikTok adalah merek ‘panas’ saat ini.

Microsoft berharap proses pembelian itu akan selesar pada 15 September 2020, dan selama itu pula mereka akan membujuk perusahaan induk TikTok, Bytedance.

Kabarnya, Microsoft akan menawarkan membeli operasional TikTok di beberapa negara berbahasa Inggris seperti Amerika, Kanada, Australia dan New Zealand. Artinya, Microsoft akan memiliki dan mengelola operasional TikTok, dan kantornya di negara-negara ini.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...