(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bakar Ayam Pakai Sinar Matahari? Matangnya Berapa Lama?

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Bakar Ayam Pakai Sinar Matahari? Matangnya Berapa Lama? Foto: video screengrab

WinNetNews.com - Kalau kamu ingin membuat ayam bakar, kamu akan menyiapkan panggangan, arang serta api. Setelah itu bumbu kamu olehskan pada seekor ayam dan dibakar di atas api. Cukup singkat dan cepat selesai. Tapi pernah gak kamu membayangkan kalau membuat ayam bakar pakai panasnya sinar matahari? Mau sampai kapan matangnya? Pasti membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun.

Dan membakar ayam pakai sinar matahari adalah ide unik dari Sila Sutharat, pedagang ayam potong panggang dari Phetchaburi, Thailand. Ia menggunakan 1.000 cermin bergerak yang memusatkan sinar matahari ke arah ayam tersebut. Pada dasarnya ia memasak daging dengan suhu lebih dari 300 derajat celcius dari sinar matahari alami.

Awalnya Sila biasa memasak ayamnya di atas api arang, tapi semuanya berubah pada tahun 1997, ketika pengamatan duniawi memberinya gagasan cemerlang. Suatu hari, dia terkena sinar matahari terpantul dari jendela bus yang lewat, dan dia merasakan panasnya.

"Saya mungkin bisa mengubahnya menjadi energi," kata Sila pada dirinya sendiri, dan mulai mengerjakan sebuah alat untuk menangkap sinar matahari dan menggunakannya untuk memasak ayamnya.

Dan dari situlah ide membakar ayam dengan sinar matahari muncul.

Meskipun Sila sering ditertawakan oleh orang lain, tapi idenya ini malah membuahkan hasil. Penemuannya, sebuah panel yang menampilkan 1.000 cermin kecil yang bisa bergerak persis seperti yang diprediksinya, membuatnya bisa memasak 1,5 kg ayam hanya dalam waktu 10 sampai 15 menit.

Pakaian yang digunakan Sila juga terbilang unik. Ia menggunakan topeng tukang las dan bukan topi juru masak, karena penemuannya bisa menghasilkan hingga 312 derajat celcius.

Dia telah menggunakan metode memasak ini selama dua dekade hingga sekarang, dan mengklaim bahwa metode ini jauh lebih baik daripada metode pemanggangan tradisional.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});