Banding Dikabulkan, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun Penjara

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Banding Dikabulkan, Hukuman Jaksa Pinangki Dikurangi Jadi 4 Tahun Penjara
Jaksa Pinangki (Foto: ANTARA)

Winnetnews.com -  Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta mengabulkan banding yang diajukan jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam kasus penerimaan suap, pemufakatan jahat, dan pencucian uang. Pinangki kini divonis 4 tahun penjara dari yang sebelumnya 10 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp600 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan," demikian disebutkan dalam laman putusan Mahkamah Agung pada Senin.

"Menyatakan terdakwa Pinangki Sirna Malasari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu subsider dan pencucian uang sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kedua dan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan ketiga subsider," demikian tertulis.

Hakim mengatakan ada sejumlah pertimbangan sehingga mengabulkan banding Pinangki. 

"Bahwa terdakwa mengaku bersalah dan mengatakan menyesali perbuatannya serta telah mengikhlaskan dipecat dari profesi sebagai jaksa, oleh karena itu ia masih dapat diharapkan akan berperilaku sebagai warga masyarakat yang baik. Bahwa terdakwa adalah seorang ibu dari anak yang masih balita (berusia empat tahun) layak diberi kesempatan untuk mengasuh dan memberi kasih sayang kepada anaknya dalam masa pertumbuhan," kata hakim.

"Bahwa perbuatan Terdakwa tidak terlepas dari keterlibatan pihak lain yang turut bertanggung jawab, sehingga kadar kesalahannya memengaruhi putusan ini. Bahwa tuntutan pidana Jaksa/Penuntut Umum selaku pemegang azas Dominus Litus yang mewakili negara dan pemerintah dianggap telah mencerminkan rasa keadilan masyarakat," tambah hakim.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...