(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bandung Menggelar Festival Batik Bordir dan Tenun 2016

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Bandung Menggelar Festival Batik Bordir dan Tenun 2016
WinNetNews.com - Kota Bandung menggelar Festival Batik Bordir dan Tenun 2016 yang kali ini memasuki tahun ketiga. Pameran tersebut berlangsung di Graha Manggala Siliwangi, Bandung sejak 27 April hingga 1 Mei 2016 dengan menghadirkan sebanyak 90 tenant dari seluruh Indonesia meliputi pengrajin batik, bordir, tenun, dan craft.

Penyelenggaraan pameran tahun ini tidak hanya menarik perhatian peminat dari dalam negeri namun juga dari mancanegara. Salah satunya dari Swiss yang mengirimkan perwakilan dan berencana memperkenalkan produk batik dan tenun Nusantara ke 10 negara di Eropa dan Amerika.

Deasy Savitri, Direktur Maxxindo Communications, mengutarakan kain tenun masyarakat Baduy yang klasik dan langka telah menarik perhatian perwakilan Swiss. Baru kali ini tenun khas Baduy tampil dari beberapa kali event yang sama yang pernah digelar. Harapannya kain tenun khas masyarakat tradisional sunda itu dapat go internasional.

"Batik dan tenun Nusantara saat ini sedang menjadi tren di masyarakat. Apalagi, Indonesia memiliki pusat batik seperti Pekalongan, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Rembang, dan Madura. Sedangkan kekayaan tenun tersebar di daerah Garut, Jepara, Bali, Baduy, Lombok, dan Lampung," ungkap Deasy.

Festival Batik Bordir dan Tenun Nusantara merupakan pameran seni kriya terbesar di Jawa Barat. Beberapa desainer ternama ikut ambil bagian di dalamnya seperti Tye Dye by Dudung, Batik Cahyo, Batik Tatik Sri Hatta, Aneu Avanti, Batik Drajat, dan Nyonya Indo. Selain itu, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti talkshow, demo, workshop, fashion show, aneka perlombaan, dan pertunjukan musik. Diharapkan dengan adanya rangkaian acara tersebut maka batik bordir dan tenun khas Indonesia dapat terus lestari sepanjang masa sehingga tidak lagi diakui karya cipta negara lain.

Tidak hanya pameran saja yang dilakukan dalam acara ini, tetapi juga untuk mengapresiasi kekayaan budaya Nusantara dengan memahami bagaimana nilai selehai kain tidak hanya dari hasil akhirnya tetapi melalui sebuah proses dan keahlian khusus. Karena untuk sebuah karya tersebut membutuhkan jiwa seni, inspirasi, perawatan, dan waktu pembuatan.

Festival Batik Bordir dan Tenun 2016 diselenggarakan untuk menggali dan mengangkat potensi batik serta mengembangkan sektor jasa dan perdagangan batik, bordir tenun dan kerajinan. Termasuk pula sebagai ajang promosi dan memasarkan produk produk unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.

Saat ini kualitas produk batik dan tenun semakin meningkat, seiring meningkatnya kreativitas para produsen batik. Gairah dalam memproduksi kain tradisional ini tentu saja mendatangkan peluang yang meningkatkan kesejahteraan para perajin.

Festival Batik Bordir dan Tenun akan berlangsung hingga 1 Mei 2016 di Graha Manggala Siliwangi Bandung, pukul 10.00-21.00 WIB. Acara ini digelar oleh Maxxindo Communication & Khrisna Studio serta bekerjsama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Disperinda Jabar ini juga dimeriahkan dengan fashion show, talkshow, workshop, tradisional entertainment, dan musik entertainment.

Dilansir dari IndonesiaTravel

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});