Bangkitkan Ekonomi Lokal, Sejumlah Unit Bisnis Dapat Lampu Hijau
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pub di Inggris yang rencananya akan dibuka pada 4 Juli 2020. (Foto: TRT World)

Bangkitkan Ekonomi Lokal, Sejumlah Unit Bisnis Dapat Lampu Hijau

Rabu, 24 Jun 2020 | 10:53 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Sejumlah pub di Inggris bisa kembali beroperasi setelah pemerintah setempat memberi lampu hijau setelah tutup selama tiga bulan akibat terdampak dari wabah pandemi virus corona. Inisiatif pemerintah ini akan diberlakukan pada pekan depan, para pengusaha pub turut menyambut baik hal ini.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyatakan, pub bisa kembali buka pada 4 Juli 2020 sebagai bentuk pelonggaran lockdown, aktivitas keramahtamahan, budaya, dan pariwisata. Dilansir dari AFP via Detikcom, Rabu (24/6), upaya ini untuk membangun semangat aktivitas ekonomi yang sempat terhenti di Inggris.

Tak hanya dari para pengusaha, rupanya sambutan baik pun disampaikan para anggota parlemen Inggris. Mereka bersorak dan menyebut pelonggaran kunci wilayah ini yang ditandai sebagai "hibernasi nasional" Inggris.

Sebagai wujud pelonggaran dan penerapan protokol kesehatan, Johnson tak serta merta membuka lockdown begitu saja. Ia menegaskan harus ada "kontak minimum" antara staf pub dan pelanggan dengan layanan meja saja. Johnson berharap, semua orang yang ada di pub tetap memakai akal sehatnya.

"Kita tidak mau ada adegan geliat yang hebat di pabrik bir, ketika virus itu bisa ditularkan," terangnya.

Johnson menambahkan, warga Inggris memiliki "hak yang tidak dapat dicabut" untuk mengunjungi pub, menghadapi lobi-lobi untuk melonggarkan aturan jarak fisik atau physical distancing sepanjang dua meter. Hal ini tentunya dilakukan sebagai konsekuensi dalam membantu bisnis pub agar bangkit kembali.

"Di mana dimungkinkan untuk menjaga jarak dua meter, orang wajib melakukannya," katanya, mengumumkan hasil peninjauan corona.

"Tapi di tempat yang tidak, kami akan menyarankan orang untuk menjaga jarak sosial satu meter plus saat mengambil mitigasi guna mengurangi risiko penularan," ungkapnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...