Banjarnegara Kembali Longsor

Banjarnegara Kembali Longsor

Jumat, 25 Mar 2016 | 23:35 | Rusmanto
WinNetNews.com - Bencana tanah longsor kembali melanda Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sejak dua hari terakhir pada Kamis-Jumat, 24-25 Maret 2016. Kali ini longsor terjadi di Desa Clapar, Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Sedikitnya 158 jiwa diungsikan ke tempat aman akibat bencana ini. Khususnya warga yang berada di RT 1 sampai 3 RW 01 desa setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Sarwa Pramana, mengatakan longsor yang terjadi di desa Clapar berupa tanah gerak di tanah seluas lima hektare.

"Longsor ini disebut slow respons yang bergerak di tanah sejauh 1,2 kilometer di perkampungan warga," kata Sarwa di Semarang, Jumat malam, 25 Maret 2016.

Dijelaskan Sarwa, awal mula longsor terjadi saat hujan deras pada Kamis kemarin sekira pukul 19.00 WIB. Lalu longsor kedua terjadi kedua pukul 01.30 WIB. Saat itu warga mulai sudah mulai mengungsi.

"Gerakan longsor kembali terjadi di pagi tadi (Jumat) pukul 06.00 WIB. Total warga mengungsi 158 jiwa," jelasnya.

Akibat longsor, sembilan rumah rusak berat, tiga rusak sedang, dua rusak ringan dan 29 unit terancam rusak. "Sampai saat ini tidak ada korban jiwa," ujar Sarwa.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi longsor dalam kondisi listrik mati. Bahkan akses jalan utama Kabupaten Banjarnegara Pagentan via Madukara juga terputus total. Sehingga arus kendaraan di putar ke jalur Karangkobar.

Sementara itu, Andri, anggota Posko Aju Darurat BPBD Banjarnegara, menambahkan pihaknya telah membuka posko Aju di Desa Clapar.

Sejak Jumat pagi tadi, tim gabungan yang terdiri atas Kodim 0704 bna, Polres Banjarnegara, Kecamatan Madukara, Banser, Tagana, PMI, Bela Negara, dan masyarakat telah membantu evakuasi warga ketempat yang lebih aman.

disadur dari situs vivanews

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...