Banjir Kian Memusingkan, Pakar Sebut Anies Hanya Bisa Janji-Janji Saja
Anies Baswedan saat blusukan ke daerah banjir (foto: Megapolitan Kompas)

Banjir Kian Memusingkan, Pakar Sebut Anies Hanya Bisa Janji-Janji Saja

Jumat, 3 Jan 2020 | 11:08 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai kemarahan publik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan hal yang wajar. Kritik yang ditujukkan kepada Anies oleh warga Jakarta ini dinilai paling jor-joran jika dibanding kepala daerah lain, seperti Bekasi, Depok, dan sejumlah daerah Banten.

Menurut Ramses, kritik ini dilontarkan karena Anies pernah menjanjikan penanganan banjir dengan metode memasukkan air ke dalam tanah via sumur resapan.

“Saat Pilakada 2017 kemarin, Anies pernah berjanji untuk mengatasi banjir dengan memasukkan air ke dalam tanah, bukan dilarikan ke laut,” kata Maksimus, dilansir dari JPNN.com, Jumat (03/01).

Saat momen kampanye tersebut, Anies juga sempat mengkritik eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam menangani banjir Jakarta. Menurut Anies, selama ini Pemprov DKI terlalu terburu-buru dalam membuang air hujan.

image0
Anies Baswedan saat merangkul salah satu warga korban banjir (foto: Pinter Politik)

Ketika terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies pernah berjanji dirinya akan memperbanyak sumur resapan di berbagai wilayah ibu kota Jakarta. Dengan banyaknya sumur resapan, harapannya air hujan akan turun dan terserap masuk ke dalam tanah dan tidak menggenang di luar.

Namun, menurut Maksimus, janji ini tidak bisa direalisasikan dan cenderung terucap belaka. Banjir bahkan meluas dan melanda sejumlah daerah serta merugikan banyak orang.

“Hal itu membuat Anies mendapatkan kritik tajam dari berbagai pihak. Beberapa kritik bahkan datang dari luar Jakarta,” lanjur Dosen Mercu Buana ini.’

Banjir Jakarta sempat menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #banjir2020. Tercatat ada 120 ribu kicauan warganet yang menyertakan tagar tersebut. Beberapa warganet membagikan keluhan dan keprihatinan mengenai bencana banjir yang menimpa kediaman dan daerah mereka.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...