Bantu Korban Ledakan di Beirut, PMI Siap Kirim 1.000 Kantong Darah
Foto: DW

Bantu Korban Ledakan di Beirut, PMI Siap Kirim 1.000 Kantong Darah

Kamis, 6 Agt 2020 | 17:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan siap membantu korban ledakan di Beirut, Lebanon dengan mengirimkan 500 hingga 1.000 kantong darah.

"PMI dalam 1 sampai 2 hari ini akan mengumpulkan 500 hingga 1.000 kantong darah untuk para warga Beirut Lebanon yang terkena dampak ledakan," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) setelah melantik Pengurus Baru PMI Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8).

JK menambahkan, pemerintah Lebanon saat ini telah meminta bantuan dari Palang Merah Internasional yang ada di seluruh dunia.

Permintaan tersebut merupakan bantuan persedian darah untuk para korban, dikarenakan mereka kekurangan stok darah

Sekjen PMI Pusat Sudirman Said menjelaskan, bagi pendoron yang ingin ikut serta menyumbangkan darahnya untuk korban ledakan di Beirut dapat datang ke Unit Transfusi Darah (UTD) di masing masing provinsi di seluruh Indonesia.

Seperti diketaui, ledakan di Beirut, Lebanon terjadi pada Selasa pukul 18.00 waktu setempat. Peristiwa tersebut bersumber dari salah satu gudang yang ada di pelabuhan kota tersebut.

Ledakan mengakibatkan puluhan warga yang berada di sekitar lokasi meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Hingga Rabu (5/8/2020) pagi, korban dari ledakan ini tercatat sebanyak 73 orang dan 3.700 lainnya luka-luka. Jumlah korban dikabarkan terus bertambah.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...