Banyak Karyawan Pabrik di Batam Terkena Infeksi HIV

Banyak Karyawan Pabrik di Batam Terkena Infeksi HIV

Minggu, 24 Apr 2016 | 21:21 | Rike
WinNetNews.com-Karyawan atau buruh pabrik adalah kelompok yang paling banyak terinfeksi HIV di Batam, Kepulauan Riau. Ini berdasarkan dari data Dinas Kesehatan

Kota Batam tahun 2015, terdapat setidaknya 163 karyawan atau buruh pabrik yang terinfeksi HIV.

"Berdasarkan kelompok pekerjaan, yang paling banyak terinfeksi HIV itu buruh pabrik. Di Batam, 63 persen penduduknya adalah pekerja di pabrik," jelas Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Batam, Sri Rupiati, di Batam, Jumat (23/4/2016). Sri menyebutkan, banyak pekerja di Batam yang merupakan pendatang hingga jauh dari istri. Daerah yang sangat dekat dengan negara tetangga Singapura ini pun dikenal memiliki banyak kawasan lokalisasi prostitusi. Para pekerja pun jadi rentan terinfeksi HIV sebab menjadi pelanggan pekerja seks dan lakukan hubungan seks yang tak aman.

Sedari tahun 1992-2015, tercatat 4369 orang terinfeksi HIV dan 1775 AIDS. Untuk itulah, Dinas Kesehatan Kota Batam telah bekerja sama dengan 70 perusahaan di Batam untuk berikan edukasi pencegahan HIV/AIDS dan konseling pada para karyawan.Pemeriksaan voluntary counselling and testing (VCT) atau provider-initiated testing and counselling (PITC) juga dilakukan kepada sejumlah pekerja sekaligus diikuti survei. Menurut data tahun 2015, ditemukan 638 orang terinfeksi HIV dari 12.000 orang yang dites. Selain karyawan pabrik, ibu rumah tangga juga menempati posisi kedua terbanyak di antara mereka yang terinfeksi HIV, yakni 114 orang. Lalu, wanita pekerja seksual tempati posisi ketiga terbanyak, yaitu 87 orang.

"Ibu rumah tangga ini kebanyakan tertular dari suaminya," jelas Sri. Bila ibu rumah tangga yang tertular HIV tersebut hamil, bayinya akan berisiko terinfeksi HIV. Tes HIV pun jadi sangat penting untuk deteksi dini HIV dan cegah penularan. Bila positif HIV, mereka langsung diberi konseling dan konsumsi antiretroviral (ARV).

Sumber:kompas.com

Foto: https://www.aclu.org

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...