Banyak Millenial Terjangkit Kolesterol Tinggi, Segeralah Ubah Gaya Hidup!

Debby Putri Aprilliani

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 3 Menit

Banyak Millenial Terjangkit Kolesterol Tinggi, Segeralah Ubah Gaya Hidup!
Foto: Shutterstock via Kompas.com

Winnetnews.com - Saat ini kolesterol tinggi juga banyak menyerang kaum millenial. Bahkan meski mereka tahu sedang mengalami kolesterol tinggi, namun masih banyak yang tidak paham cara menanganinya dengan tepat agar tidak menjadi lebih parah. 

Dr. Prima Pradana, praktisi dari sebuah klinik di kawasan Bogor mengatakan ada dua macam kolesterol.

“Jadi, penyakit kolesterol mempunyai 2 macam yaitu high density lipoprotein (HDL) yang kita kenal sebagai kolesterol baik dan low density lipoprotein (LDL) atau yang kita kenal sebagai kolesterol jahat,” kata Prima.

Artikel ini akan membahas khusus untuk kolesterol jahat. Kolesterol jahat memiliki berbagai gejala. Gejala yang sering ditemukan adalah sebagai berikut :

1. Kesemutan, pegal- pegal, dan sakit kepala

Sering sakit kepala juga bisa menjadi gejala kolesterol tinggi. Terlebih bila kalian menderita darah tinggi, maka sakit kepala ini akan langsung menyerang. Selain itu, sering merasa kesemutan atau pegal- pegal juga merupakan salah satu ciri dari gejala kolesterol tinggi. Kesemutan ini biasanya datang hanya karena duduk yang terlalu lama dengan posisi tubuh yang tidak berubah. Meskipun kesemutan, sakit kepala dan pegal-pegal bukanlah satu- satunya gejala dari kolesterol tinggi, namun gangguan ini dapat berarti sebagai masalah kesehatan yang lain. 

2. Sulit bernafas

Meskipun gangguan kesehatan ini lebih sering dikaitkan dengan penyakit asma, namun masalah kesehatan ini juga termasuk sebagai salah satu gejala kolesterol.

3. Rasa pegal di tengkuk

“Ini adalah gejala yang paling sering ditemukan pada orang yang menderita kolesterol tinggi. Hal ini disebabkan oleh terganggunya aliran darah yang mengalir di daerah tengkuk kepala,” ucap Prima.

Meskipun gejala ini bukanlah salah satu gejala pasti dari penyakit kolesterol tinggi, namun kalian haruslah tetap waspada dan berhati- hati.

4. Otot kaki melemah

Gejala ini juga terjadi karena kurangnya aliran darah di dalam tubuh. Menumpuknya kolesterol di daerah kaki membuat aliran darah tersumbat dan membuat kaki terasa lemas. Otot kaki tidak dapat memaksimalkan kinerjanya dan membuat kalian sulit untuk berjalan.

5. Jantung berdebar-debar

Gejala ini bukan saja karena kita merasakan aliran cinta terhadap seseorang tetapi juga bisa menjadi gejala terkena penyakit kolesterol tinggi juga loh. Gangguan ini disebabkan karena banyaknya kolesterol di dalam tubuh sehingga jantung memerlukan kerja ekstra untuk memompa darah dan membuat kalian merasa berdebar-debar berkepanjangan. 

Lebih parahnya, apabila jantung kalian terus berdebar dengan cepat dalam jangka waktu yang lama, kolesterol tinggi ini akan mengakibatkan penyakit gagal jantung yang tentunya sudah sangat berbahaya.

Beberapa penyebab kolesterol jahat mudah menjangkiti milenial adalah sebagai berikut:

1. Gaya hidup tidak sehat

Kebiasaan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol adalah kurang berolahraga, mager (males gerak) dan merokok.

2. Keturunan

Kolesterol tinggi dapat dipicu oleh perubahan atau mutasi sejumlah gen, yang diturunkan dari kedua orang tua. Mutasi gen ini membuat tubuh tidak bisa membuang kolesterol dari dalam darah. Namun, kolesterol tinggi akibat faktor genetik lebih jarang terjadi bila dibandingkan dengan dua faktor sebelumnya.

3. Pilihan makanan yang kurang sehat

Di bawah ini adalah makanan yang sebaiknya dihindari atau disikapi hati-hati, jumlah kolesterolnya (mg/10 gr): 

  • Cumi-cumi, 1170 
  • Kuning telur, 2000 
  • Otak sapi, 2300 
  • Telur puyuh, 3640 
  • Susu sapi, 250 
  • Margarin, 300 
  • Jeroan sapi, 380 
  • Tiram, 450 
  • Jeroan kambing, 610.


Kolesterol tinggi dapat diturunkan dengan menjalani pola hidup yang sehat, seperti :

1. Olahraga 

Berolahraga secara teratur dapat membantu menaikkan kadar HDL, dan mencegah serangan jantung. Lakukan olahraga ringan minimal 30 menit dalam sehari, seperti jogging, bersepeda, berenang, atau senam aerobik.

2. Diet sehat

Menerapkan pola makan yang sehat penting dilakukan untuk mempertahankan kadar kolesterol tetap normal. Hindari memasak makanan dengan cara digoreng. Sebagai alternatif, olah makanan dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus.

Cara lain adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran. Hindari konsumsi daging merah, jeroan, kuning telur, susu full cream, keju, serta makanan ringan seperti kue dan biskuit. Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi ikan dan makanan dengan kandungan omega 3, seperti alpukat dan kacang-kacangan.

3. Obat-obatan

Dr. Prima Pradana menjelaskan beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk penyakit kolesterol tinggi sesuai resep dokter,yaitu:

Jika kadar trigliserida pasien juga tinggi, dokter juga akan meresepkan obat:

  • Fibrate, seperti fenofibrate dan gemfibrozil.
  • Suplemen omega 3.
  • Vitamin B3 (niacin).

***

 

 

Debby Putri Aprilliani adalah mahasiswi London School of Public Relations Jakarta.

 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...