Banyak Pejabat Takut Pakai Anggaran, Ucap Ketua MPR-RI

Rusmanto
Kamis, 23 Juli 2015 14:18 WIB
Oleh Rusmanto pada Kamis, 23 Juli 2015 14:18 WIB
Image Banyak Pejabat Takut Pakai Anggaran, Ucap Ketua MPR-RI

Sampai akhir 16 Juli 2015 belanja APBN yang terpakai baru Rp 820 triliun, atau 41% dari total Rp 1.984,1 triliun. Banyak pejabat pemerintah yang takut menggunakan anggaran. Khawatir setelah pensiun terbentur masalah hukum.

Hal ini disampaikan oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan, ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2015).

"Presiden kunjungan ke sana sini tapi serapan anggaran rendah. Saya ketemu dengan bupati, gubernur, menteri, eselon I, Kadin, HIPMI. Mereka katakan agak takut pejabat. Para pejabat mengatakan, kerja banyak, banyak soal. Kerja sedikit, tak ada soal. Ini menyebabkan penyerapan anggaran rendah, dan ganggu pertumbuhan ekonomi," papar Zulkifli.

Karena itu, Zulkifli mengatakan, dirinya mengusulkan agar ada jaminan dari pemerintah tidak akan ada masalah yang dihadapi pejabat pengambil kebijakan di kemudian hari.

"Ada kepastian kenyaman pejabat kerja, presiden akan luncurkan Perpres, mudah-mudahan bantu kinerja. Jangan sampai adminidstrasi kebijakan kena masalah hukum, mereka takut kan, dipanggil-panggil kalau sudah pensiun, Sri Mulyani bolak balik, kan mereka mikir nantinya bagaimana," ujar Zulkifli.

"Jangan menteri pontang panting kalau eselon I tidak ada buat apa, anggaran baru terserap berapa, sebentar lagi Agustus," jelas Zulkifli.

Saat ini banyak pejabat di daerah yang takut menjadi pimpinan proyek. Karena risiko ancaman hukum yang dihadapi. (jk)

Cara Hilangkan Kecanduan Kopi
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.