Banyak Umbar Janji, Pedagang Tanah Abang : Pak Sandiaga, Kami Enggak Butuh Kata Sabar
Sumber : Istimewa

Banyak Umbar Janji, Pedagang Tanah Abang : Pak Sandiaga, Kami Enggak Butuh Kata Sabar

Kamis, 28 Des 2017 | 14:27 | Oky

Winnetnews.com - PARA pedagang kaki lima (PKL) lokasi binaan Taman Kota Intan, Jalan Cengkeh, Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, kecewa karena tidak ada perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi DKI terhadap nasib mereka.

Saban hari barang dagangannya kalah saing dengan PKL liar yang masih berjualan bebas di sekitaran kawasan Kota Tua.

"Pak Sandiaga (Wakil Gubernur DKI) cuma ngomong sabar soal penataan. Kami enggak butuh kata sabar, kami butuhnya realisasi," teriak Hata, 56, salah satu pedagang di Jalan Cengkeh, Jakarta, Rabu (27/12)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pada Rabu (20/12) berjanji akan menata ulang PKL di Cengkeh. Janji itu akan direalisasikan setelah penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Tanah Abang itu cuma janji politik saja. Ini baru pertama kali di Indonesia PKL diresmikan yang lokasinya di jalan umum. Sementara kami yang di Cengkeh, cuma terima bahasa sabar," ujar pedagang yang biasa di sapa Kobra itu.

Saat berkunjung ke lokasi binaan Cengkeh, Kobra mengatakan Sandiaga tidak membuka ruang dialog ke PKL. Dia hanya mempromosikan kaos OK OCE punya temannya. "Datang cuma 15 menit habis itu pulang," ungkapnya.

Dari 456 kios pedagang di lokasi binaan itu, saat ini hanya tersisa puluhan pedagang yang bertahan lantaran sepi pengunjung. Dia meminta ada solusi konkrit yang bisa direalisasikan Pemprov DKI.

"Pedagang tak betah. Malah semakin sepi pengunjung, "ucapnya

Cahya, 41, pedagang lainnya berharap pemprov tegas terhadap PKL liar yang berjualan di luar lokasi binaan seperti Jalan Lada, Jalan Kunir dan Jalan Pos. Pedagang meminta PKL liar itu untuk ditertibkan.

"Waktu gubernur sebelumnya kan sudah ditertibkan. Sekarang mereka balik lagi malah makin bebas berjualan. Yang tegaslah karena kami yang binaan kalah saing, jangan sampai justru seperti yang di Tanah Abang. Jalan ditutup cuma buat PKL," ujarnya

Dia juga menagih janji pemprov yang akan mempromosikan PKL di lokasi binaan Cengkeh. Sejauh ini, menurut pedagang yang sudah lima tahun berjualan di Kota Tua itu, tidak ada promosi yang menarik pengunjung ke lokasi binaan Cengkeh.

"Mana? Katanya rutin setiap Sabtu Minggu ada panggung musik budaya. Sabtu Minggu sepi enggak ada acara apa-apa," sindirnya.

Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Barat Nuraini Silviana, sebelumnya mengatakan setiap akhir pekan akan diadakan pertunjukan seni di lokasi binaan Cengkeh.

"Setiap Sabtu dan Minggu akan diisi oleh hiburan oleh Sudin Pariwisata dan Budaya. Pertunjukan akan difokuskan di malam hari," kata Nuraini pada Senin (25/12).

Dia mengatakan, pertunjukan tersebut akan digelar di sebuah panggung hiburan yang dibangun di sisi tengah lokasi binaan tersebut. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...