Bappenas Lebih Kritis, Tiap Kebijakan Harus Ada Hasil

Muchdi
Kamis, 28 Juli 2016 15:10 WIB
Oleh Muchdi pada Kamis, 28 Juli 2016 15:10 WIB
Image Bappenas Lebih Kritis, Tiap Kebijakan Harus Ada Hasil

WinNetNews.com - Bambang Brodjonegoro saat ini resmi menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggantikan Sofyan Djalil. Usai serah terima jabatan, Bambang ingin membawa Bappenas menjadi lembaga birokrat pemerintah yang kritis.

"Saya ingin buat Bappenas menjadi lembaga atau birokrat yang kritis. Artinya selalu bertanya, selalu ingin tahu. Kalau kita buat kebijakan ini hasilnya ada atau enggak. Ada gunanya apa enggak. Buang-buang duit ada gunanya apa enggak. Kedua, menjadi birokrat pemikir," kata Bambang di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis ( 28/7/2016).

Bambang berharap, banyaknya pegawai terdidik hingga lulusan S3 di Bappenas mampu menjadi peluang bagi pemerintah untuk dapat merencanakan program pembangunan jangka panjang.

"Hal ini harus dimanfaatkan oleh Kementerian PPN dalam menyusun rencana program. Rasio S3 dibanding jumlah pegawai Bappenas adalah yang tertinggi di antara kementerian. Jadi ini kesempatan," jelasnya.

Dia juga berharap ilmu yang selama ini dipelajari selama kuliah di bidang ekonomi pembangunan dapat bermanfaat.

"Ini satu bekal saya untuk memulai bekerja sebagai Kepala Bappenas yang fokus pada perencanaan. Dan dirinya juga berharap kerja sama karena kita mempunyai spirit yang sama," tutupnya.

Sumber: Merdeka

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Jokowi Ajak JK Jenguk SBY di RSPAD

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.