Skip to main content

Bareskrim Masih Lanjutkan Penyidikan Kasus Masinton

Bareskrim Masih Lanjutkan Penyidikan Kasus Masinton
Bareskrim Masih Lanjutkan Penyidikan Kasus Masinton

WinNetNews.com - Bareskrim Polri tetap menindaklanjuti kasus dugaan penganiayan terhadap Dita Aditia Ismawati yang diduga dilakukan oleh Anggota DPR RI Masinton Pasaribu. Meski sebelumnya, ibunda korban Lilis Sulisnawati telah membuat surat pernyataan tidak melanjutkan ke proses hukum pada 4 Februari 2016 lalu.

"Sampai saat ini belum dapat info terkait penghentian itu. Penyidik jadwalkan pemeriksaan kepada mereka yang diperkirakan ada keterkaitannya dan ada hubunganya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol. Agus Rianto di Mabes Polri, Selasa (9/02/2016).

Saat ini kata Agus, penyidik belum meningkatkan kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan. "Proses yang ditangani Polri masih dalam tahap awal, perlu langkah lanjut," ujarnya.

Mengenai pemanggilan politisi dari PDI Perjuangan itu, Agus mengatakan, penyidik tentunya mempunyai mekanisme terhadap pemanggilan anggota Komisi III DPR RI. ‎Surat yang ditandatangani di Bogor, 4 Februari kemarin berisi pernyataan Lilis. Dia tak ingin proses hukum dan etik dilanjutkan.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa laporan ke Bareskrim Mabes Polri dan Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI yang dibuat oleh anak saya tersebut di atas yang membawa-bawa nama Masinton Pasaribu sebagai anggota DPR agar tidak diperpanjang lagi," tulis surat itu.

Ibunda Dita khawatir isu yang menyangkut anaknya dibawa ke ranah politik. Sebab, diyakininya, hal itu akan mengganggu keluarga besarnya.

"Dan sebagai ibunya, saya menyatakan bahwa anak saya menyelesaikan permasalahannya secara musyawarah kekeluargaan, dikarenakan berita- berita tentang anak saya ini sudah membuat keluarga khawatir dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain."

Lilis-pun mengakui, surat itu dia buat dalam keadaan sadar dan tanpa tekanan.

Dilansir dari laman rimanews

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top