Skip to main content

Bareskrim Masih Mencari Tersangka Lain Kasus Jual Beli Ginjal

Bareskrim Masih Mencari Tersangka Lain Kasus Jual Beli Ginjal
Bareskrim Masih Mencari Tersangka Lain Kasus Jual Beli Ginjal

WinNetNews.com - Bareskrim Polri sudah menetapkan tiga orang tersangka, kasus penjualan organ tubuh dan penjualan dalam praktik jual beli ginjal Ketiga nama itu yakni AG, DD sebagai perekrut korban dan HR penghubung antara perekrut ke rumah sakit di Jakarta. Selain itu, delapan orang saksi kini telah dimintai keterangan."Kami telah menetapkan tiga orang tersangka, delapan orang saksi sudah kami periksa, tidak hanya itu, barang bukti sudah kami amankan diantaranya, dua buah hp. satu buah kartu tabungan, satu buah kartu ATM, satu buah kartu kredit, satu buah CPU dan dokumen2 terkait korban."kata Kepala Subdirektorat III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Umar Fana kepada wartawan, Rabu (03/02).

Selain itu, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah, kepada masayrakat yang kurang mampu untuk menjual ginjal mereka, setelah mengikuti pengecekan kesehatan di Jakarta.

"Modus operandi ketiga tersangka penjualan organ ginjal menawarkan uang atau dripada si H menawarkan A,D bahwa utk ginjal menjual antara harga 50-70 juta. korban merupakan masy ekonomi lemah.kemudian untuk ginjal tersebut, ketiga tersangka mereka sebelumnya, dilakukan pengecekan kesehatan setelah memenuhi syarat baru menjalankan transplantasi ginjal. akan tetapi dari tersangka sendri, tersangka utama itu, dia mematok harga pada yg si butuh ginjal antara 200-300 juta. setelah itu kita kerja sama juga rs-rs yg ada utk melakukan pndalaman terhadap kasus tersebut. dan langkah selanjutnya kita masih akan memeriksa saksi yg ada."papar Umar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (03/02).

Sementara itu, Bareskrim masih melakukan pencarian terhadap tersangka lain di lapangan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi saksi yang telah diperiksa. tidak hanya itu, sejumlah pembeli organ tubuh tersebut sudah diketahui,"Kemungkinan tersangka lain kita lihat daripada perkembangan di lapangan, untuk pembeli ginjal sudah diketahui, dan sudah kita periksa sebagai saksi, profesinya macam macam,"ujarnya.

Untuk pembeli ginjal Umar mengatakan, bagi pembeli tidak terlalu masdalah, karena mereka butuh untuk kesehatan,"Untuk pembeli tidak karena kita fokusnya pembeli hanya transplantasi ginjal, mereka butuh kesehatan. sehigga begitu dia dapat ginjal, dia bayar, sesuai prosedur melakukan juga sesuai ketentuan jdi tidak ada masalah."tandasnya.

Laporan: Arienta

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top