Bareskrim Sebut Habib Rizieq Sudah Positif Covid-19 saat Dirawat di RS UMMI
Foto: detikcom

Bareskrim Sebut Habib Rizieq Sudah Positif Covid-19 saat Dirawat di RS UMMI

Rabu, 13 Jan 2021 | 12:10 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus tes swab di RS UMMI, Bogor. Rizieq dianggap telah mempersulit langkah Satgas Covid-19 dalam memperoleh data swab.

Atas perbuatannya itu, Habib Rizieq dijerat pasal berlapis, salah satunya adalah menyebarkan berita bohong yang diatur dalam Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana tentang menyiarkan berita bohong dan menerbitkan keonaran. Ancamannya pidana maksimal 10 tahun penjara.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian mengatakan Habib Rizieq dijerat dengan tindak pidana menyebarkan berita bohong karena telah membantah positif Covid-19 saat dirawat di RS Ummi. Padahal saat itu, Rizieq sudah positif corona.

“Rizieq positif COVID-19 saat di RS Ummi,” kata Andi kepada kumparan, Selasa (12/1).

Andi menilai Habib Rizieq telah berbohon kepada pengikutnya yang disiarkan lewat Front TV.

“Diketahui bahwa (Rizieq) sudah positif itu tanggal 25, 25 November. Tapi di 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apa pun. Disebarkan melalui front TV,” ujar Andi.

Sebelumnya, Habib Rizieq juga direjat dengan  Pasal 216 KUHP dan Pasal 14 undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit.

“Pasal 14 ayat 1 dan 2 undang-undang nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit,” kata Andi Senin (11/1).

“Hasil dalam lidik sidik konstruksi pasal ditambahkan Pasal 216 KUHP, dan Pasal 14 dan Pasal 15 undang-undang nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana,” sambung Andi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...