Baru City yang Pastikan Lolos, Wakil Inggris Lainnya Terjepit

 Baru City yang Pastikan Lolos, Wakil Inggris Lainnya Terjepit

WinNetNews.com - Untuk kali pertama dalam 12 tahun terakhir Inggris terancam cuma punya satu wakil di fase grup Liga Champions. Jelang matchdayterakhir, baru Manchester City yang sudah lolos, sementara MU, Chelsea dan Arsenal harus berjuang mati-matian.

Baru enam tahun lalu Inggris menjalani dominasi di Liga Champions, di mana ada tiga klub Premier League lolos ke babak semifinal. Itu adalah kali ketiga secara beruntun ada tiga klub Inggris di babak empat besar.

Namun dalam beberapa periode terakhir wakil-wakil Inggris sudah rontok semua di babak 16 besar. Tidak ada satupun dari Arsenal, City, Chelsea, atau Liverpool (kalah di fase grup) yang bisa melangkah perempatfinal.

Situasi tersebut bisa bertambah buruk di musim ini. Menjelang matchdayterakhir yang dilangsungkan Rabu dan Kamis (9-10/12/2015) dinihari WIB baru City yang sudah memastikan lolos. Sementara MU, Arsenal, dan Chelsea harus menjalani laga hidup mati.

The Red Devils (8 poin, posisi 2) akan bertamu ke Wolfsburg (9 poin posisi 1). Klub lain yang masih punya peluang di Grup B ini adalah PSV Eindhoven (7 poin, posisi 3), yang akan menjamu CSKA Moscow (4 poin, posisi 4).

Itu artinya, jika PSV bisa mengalahkan CSKA maka MU harus menang atas Wolfsburg untuk dapat tiket ke babak 16 besar. Jika anak didik Louis van Gaal cuma imbang dan PSV tetap menang, maka 'Setan Merah' akan 'terdegradasi' ke Liga Europa.

Kemenangan di kandang Wolfsburg bukan perkara mudah karena MU kini tengah bermasalah dalam mencetak gol. MU cuma bikin satu gol di tiga pertandingan terakhir, di sisi lain mereka dipastikan tidak akan bisa memainkan Wayne Rooney. Itu artinya Van Gaal cuma punya Anthony Martial di posisi striker.

Masalah cedera yang lebih pelik dialami Arsenal (poin 6, posisi 3) yang untuk lawatan ke Olympiakos (poin 9, posisi 2) sudah dipastikan tidak diperkuat Alexis Sanchez dan Santi Cazorla. Malang buat Arsenal, kemenangan saja tak akan cukup untuk mengantar mereka lolos ke fase knock out.

Karena Olympiakos menang 3-2 saat melawat ke Emirates Stadium, itu artinya Arsenal harus menang dengan skor 2-0, atau lebih besar dari 3-2. Skor 3-2 akan cukup untuk Arsenal karena mereka akan unggul dalam selisih gol.

Kondisi Chelsea sedikit lebih baik karena mereka akan menjalani laga penentuan di kandang sendiri, Stadion Stamford Bridge. The Blues yang kini ada di posisi dua Grup G (10 poin) akan menjamu FC Porto (10 poin, posisi 1).

Jika pada pertandingan lain Dynamo Kiev (8 poin) bisa mengalahkan Maccabi Tel Aviv (0 poin) maka Chelsea harus meraih poin penuh di kandang. Jika cuma bisa bermain imbang sementara Kiev menang, maka Chelsea akan kalah head to head dengan Porto dan akan menuntaskan fase grup di urutan tiga.

Kali terakhir Inggris cuma meloloskan satu wakil ke fase knock out adalah di musim 2002/2003, yang ketika itu diwakili Manchester United. Di musim itu Liga Champion masih menggunakan format dua kali fase grup dan babak knock out langsung sampai ke perempatfinal.

Berkurangnya wakil Inggris di fase grup Liga Champions dan buruknya performa mereka di kompetisi Eropa bisa berujung pada berkurangnya jatah Inggris di Liga Champions untuk musim 2017/2018 mendatang. Dalam ranking koefisien yang dikalkulasi setiap lima tahun, Inggris saat ini ada di posisi tiga di belakang Spanyol dan Jerman. Sementara Italia berada di urutan empat dengan selisih hanya empat poin dari Inggris.

Cuma tiga negara di ranking teratas koefisien tersebut yang bisa meloloskan empat klub ke Liga Champions.