Baru Jabat Sebentar Jadi Dirut TJ, Pemprov DKI Copot Donny Saragih
Belum sepekan, Donny Andy Saragih (kanan) langsung dicopot dari posisi Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Senin (27/1). [Foto: Detik]

Baru Jabat Sebentar Jadi Dirut TJ, Pemprov DKI Copot Donny Saragih

Selasa, 28 Jan 2020 | 10:45 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Belum sampai sepekan menjabat Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Donny Andy Saragih akhirnya dicopot, Senin (27/1), lantaran kasus penipuan yang tengah membelit dirinya.

Donny yang diumumkan sebagai Dirut PT TransJakarta pada Kamis (23/1) ini memiliki sederet catatan kriminal. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) DKI Jakarta, Faisal Syafruddin.

"Kemudian melakukan verifikasi dan terbukti laporan tersebut benar," ujar Faisal kepada wartawan, Senin (27/1) seperti dilansir Suara.com.

Faisal mengatakan, pencopotan Donny berdasarkan keputusan pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Mekanisme ini disebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

"Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari pelaksanaan tugas BP BUMD sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki fungsi untuk melakukan pembinaan terhadap BUMD," katanya.

Faisal mengatakan, keputusan ini membatalkan keputusan para pemegang saham di luar RUPS tanggal 23 Januari 2020 yang mengangkat Donny Andy Saragih sebagai Dirut PT TransJakarta.

Selain itu keputusan lainnya adalah menerima pengunduran diri dan memberhentikan dengan hormat Dirut PT TransJakarta saudara Agung Wicaksono.

"Mengangkat saudara Yoga Adiwinarto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT TransJakarta,” sambungnya.

Sebagai informasi, belakangan ini terungkap fakta Donny merupakan terpidana kasus penipuan. Kasus Donny ini diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst.

Tak sendiri, Donny bersama Porman Tambunan alias Andi Tambunan alias Andi  dituntut melakukan penipuan berlanjut sesuai pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pengadilan memutuskan menyatakan Donny dan Andi bersalah dan memvonis keduanya penjara satu tahun dan tetap menjadi tahanan kota pada 15 Agustus 2018.

Penunjukan Donny sendiri berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS (LB).

Kepemilikan Saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada PT Transportasi Jakarta adalah mayoritas yaitu sebesar 99,66% sedangkan 0,34% dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...