Skip to main content

Basuki Ingin Kembalikan Ciliwung Seperti Semula

Basuki Ingin Kembalikan Ciliwung Seperti Semula
Basuki Ingin Kembalikan Ciliwung Seperti Semula

[JAKARTA] Terkait dengan penertiban yang dilakukan di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan bahwa hal tersebut dilakukan karena pihaknya memiliki prioritas utama untuk mengembalikan sungai Ciliwung ke semula.

"Saya prioritas utama sungai, jalan inspeksi dan waduk. Jadi tidak usah debat sama saya dulu. Saya ingin mengembalikan sungai lebar berapa seperti dulu. Tidak usah ribut. Siapapun yang masuk sungai berarti itu tukang reklamasi sungai. Kamu tukang ngemplang sungai. Kita nggak usah berdebat ujung-ujungnya dulu," ujar Basuki di Balai Kota, Senin (24/8).

Sungai Ciliwung yang semula 20 meter, saat ini tinggal 2-3 meter saja karena banyak diuruk dan dibangun hunian di atas urukan tersebut.

Di lokasi yang ditertibkan itu pun, kata Basuki, pihaknya akan membangun hunian. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah hunian berupa kampung susun yang diusulkan oleh Komunitas Ciliwung Merdeka. Namun pihaknya belum bisa memastikan mengingat tidak ada surat tanah atau sertifikat yang bisa ditunjukkan oleh mereka di wilayah itu. Pasalnya yang mereka miliki berupa surat tanah dan verfonding.

"Surat tanah bukan jual beli bangunan ya, betul-betul girik atas tanah itu loh.

Verfonding sudah tidak berlaku kalau kamu tidak mau daftar," katanya.

Namun saat ini pihaknya sudah menugaskan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta untuk melakukan kajian desain. Dimana ia menginginkan di sana terdapat eco tourism dan eco history disamping pemukiman vertikal yang akan dibangun. Seperti adanya bangunan berarsitektur Belanda, ada kuburan tua atau masjid yang tua, atau model klenteng.

"Ada angkutan di sungai Ciliwung sehingga bisa jalan-jalan. Karena orang Jakarta kekurangan tempat dan taman," katanya

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top