BATAN Bakal Dekontaminasi Tanah Terpapar Zat Radioaktif
Foto: Kompas.com

BATAN Bakal Dekontaminasi Tanah Terpapar Zat Radioaktif

Senin, 24 Feb 2020 | 17:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Dekontaminasi atau pembersihan dari kontaminasi paparan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten bakal dilanjutkan dengan proses pengeboran.

Mengutip Tribunjakarta.com, Senin (24/2/2020), Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Badan Teknologi Nuklir Nasional (BATAN), Heru Umbara menuturkan, sebelum dilakukan pengeboran, luas area yang dikeruk terlebih dahulu dipetakan atau griding.

"Jadi kita melakukan griding untuk mengetahui dan untuk meyakinkan seberapa konsentrasi zat radioaktif yang masih tertinggal, ini adalah tahap akhir untuk menyelesaikan proses ini, jadi kita harus meyakinkan bahwa seluruh zat radio aktif yang ada di tanah itu bisa terbawa semua," ujar Heru.

Setelah dipetakan, tanah akan dibor untuk memastikan sedalam apa tingkat kontaminasi dari zat radioaktif berupa serpihan cesium-137 itu.

Pengeboran yang dimaksud adalah seperti laiknya pembuatan lubang biopori, hanya, kedalamannya akan diatur sesuai kebutuhan.

"Untuk langkah itu maka kita harus melakukan coring atau mengebor lihat kebawah, dan yakin ini sudah tidak ada sehingga kita mendeklarasi lebih mudah gitu, hari ini pekerjaannya hanya itu saja," ujarnya.

Selama sembilan hari proses clean up, luas area tanah yang dikeruk itu mencapai 9×12 meter, sedangkan kedalamannya mencapai satu meter.

Volume tanah yang sudah dikeruk mencapai 337 drum, per satu drumnya berukuran 100 liter tanah.

Dari luas area dan kedalaman tanah itu, masih ditemukan tingkat paparan radiasi sebesar tujuh mikrosievert. Sementara, tingkat paparan radiasi normalnya di bawah satu mikrosievert.

Setelah dibor, sampai kedalaman diketahui tingkat paparan sudah normal, maka akan dikeruk kembali sampai semua tanah yang terkontaminasi terangkat seluruhnya.

"Setelah kita mendeklarasi ini sudah aman, maka kita akan lakukan remediasi," jelasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...