Batu berbentuk perempuan di Gua Cermin

Liani
Liani

Batu berbentuk perempuan di Gua Cermin
WinNetNews.com - Keajaiban demi kejaiban akan Anda temui sepanjang menyusuri gua ini. Bagaimana tidak, gua itu dapat berdiri kokoh karena ditopang oleh akar beringin yang luar biasa besar. Akar beringin itu, secara ajaib menjalar ke semua bagian gua.

Sebuah gua eksotis terletak di Wae Sambi, Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Meski terletak di tengah kota Labuan Bajo, kesan misterius Gua Cermin itu masih melekat.

image0

Namun, pohon beringin yang menopangnya justru tak tampak dari luar. Jika ingin melihat beringin tua itu, pengunjung harus mendaki gua tersebut, karena pohon itu terletak di ujung atas gua ini.

Sementara hal yang membuat gua ini istimewa, ternyata gua ini dulunya berada di bawah laut. "Jutaan tahun lalu, gua ini ada di bawah laut," kata pemandu lokal, Florianus Biduanusa, kepada dan rombongan yang berkesempatan mengunjungi gua ini. Dilansir dari VIVA.co.id

Tak mudah untuk sampai ke dalam gua, jalan yang sangat sempit dan stalagmit yang runcing serta atap yang pendek mengharuskan pengunjung sesekali berjalan merangkak.

image1

Namun, setelah memasuki gua itu, perjalanan yang sulit itu akan terbayar karena pengunjung akan menyaksikan sendiri keajaiban gua ini. Fosil terumbu karang, kura-kura, ikan dan hewan laut lainnya akan terlihat jelas di sana. Bahkan, jika wisatawan mengarahkan senternya ke dinding gua, dinding itu tampak putih berkilauan layaknya berlian.

image2

Keajaiban lainnya, di sana pengunjung akan bertemu dengan "perempuan" penjaga gua tersebut. Pengunjung akan melihat sosok perempuan berdiri anggun di atas dinding gua. Dia seperti mengenakan gaun putih panjang. Perempuan itu terbuat secara alami dari bebatuan. "Warga di sini menyebut itu Maria,"

Tak hanya itu, kejaiban lainnya yang diperlihatkan Gua Batu Cermin yang ditemukan oleh Theodore Verhoven, seorang misionaris Katolik, pada tahun 1951 ini adalah cahaya yang tembus menyinari bagian dalam gua. Tepat pada pukul 12.00 WIB sinar matahari masuk ke gua itu melewati celah sempit. Sehingga, pengunjung yang beruntung, dapat melihat dinding-dinding gua itu tampak sangat berkilauan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});