Bawa 10 Kg Sabu di Ransel, Oknum TNI di tangkap

Rike
Rabu, 27 Juli 2016 19:54 WIB
Oleh Rike pada Rabu, 27 Juli 2016 19:54 WIB
Image Bawa 10 Kg Sabu di Ransel, Oknum TNI di tangkap

WinNetNews.com- Diretorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri telah mengamankan seorang anggota TNI yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 10 kilogram di dalam ransel miliknya. Oknum TNI itu ditangkap di SPBU Petatal, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

"Barbuk (Barang bukti) narkoba jenis methamphetamine dibungkus menggunakan plastik lalu dimasukkan ke tas ransel (oknum TNI) dan dibawa dengan menggunakan mobil," terang Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Dharma Pongrekun, Rabu (27/7/2016).Ia menjelaskan kronologis penangkapan, berawal pada bulan Juni 2016, penyidik Bareskrim mendapatkan informasi mengenai adanya peredaran narkoba jenis methamphetamine di Medan yang dilakukan oleh sindikat Malaysia. Kemudian 20 Juli 2016, Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri menangkap seorang oknum TNI berinisial SL dan seorang warga sipil berinisial FA di SPBU di Dusun II, Desa Petatal, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Sebelum penangkapan, polisi telah mengintai terlebih dulu lokasi transaksi di SPBU. Lalu, sebuah mobil Honda HRV putih datang ke SPBU ini, namun tidak mengisi BBM. "Tim sudah curiga sehingga langsung melakukan penangkapan," jelasnya. Ketika itu, ditangkap FA (33, asal Jeumpa, Aceh) dan SL (34, asal Bireun, Aceh). Belakangan diketahui SL adalah oknum TNI Yonif Bireun Aceh. "Peran SL adalah mengawal kurir FA dan membawa narkoba di dalam ranselnya," ungkapnya.

Sedangkan FA berperan menjadi pemesan barang dari Aceh.Dharma menambahkan, ketika ditangkap, SL masih berpakaian seragam dinas TNI. Usai ditangkap, tersangka SL kemudian dilimpahkan ke Sub Denpom I/1-IV Kisaran guna diproses. Menurut dia, jaringan ini menyelundupkan narkoba jenis methamphetamine dari Kuala Selangor, Malaysia ke Kabupaten Batubara, Sumut memakai kapal kayu lewat Selat Malaka. "Selanjutnya paket (narkoba) akan dikirim ke Aceh, Medan dan Jakarta menggunakan mobil," tambahnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka FA dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Juncto dan Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Winners… Hobi Memancing, Ini Loh Manfaatnya Untuk Kesehatan
Untuk Pertama Kalinya, Starbucks Khusus Tunarungu Dibuka

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.