Beberapa Alasan yang Membuat Ukuran Tekanan Darah Tidak Akurat

Rusmanto
Rusmanto

Beberapa Alasan yang Membuat Ukuran Tekanan Darah Tidak Akurat ilustrasi

Winnetnews.com - Selama ini mungkin Anda berpikir bahwa pemeriksaan tekanan darah merupakan proses yang cepat dan mudah. Sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan selama proses pengecekan tekanan darah agar hasilnya lebih akurat. Ini karena adanya kesalahan sedikit saja saat melakukan pemeriksaan tekanan darah, bisa sangat memengaruhi hasilnya. Apa saja kesalahan yang mungkin terjadi?

Berbagai kesalahan dalam pemeriksaan tekanan darah

Dr. Michael Hochman, selaku dosen di University of Southern California sekaligus bagian dari American Heart Association Task Force, mengemukakan pendapatnya mengenai pemeriksaan tekanan darah. Menurutnya, kesalahan yang sengaja atau tidak sengaja terjadi dalam pemeriksaan tekanan darah dapat membuat hasilnya menjadi rancu.

Artinya, hasil pemeriksaan tersebut tidak cukup akurat untuk menyatakan apakah tekanan darah yang Anda miliki tergolong tinggi atau rendah. Berikut sejumlah kesalahan yang kerap terjadi selama pemeriksaan tekanan darah:

1. Menahan buang air kecil

Meski kelihatannya sepele, tapi kebiasaan menahan buang air kecil atau membiarkan kandung kemih terisi penuh selama pengukuran berlangsung dapat memengaruhi hasil tekanan darah. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Korean Journal of Family Medicine.

Penelitian yang melibatkan sekitar 172 orang wanita usia menengah ini, mengukur lama waktu urin ditahan sekaligus efek tekanan pada kandung kemih. Faktanya, melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan kondisi kandung kemih yang terisi penuh dapat membuat hasilnya meningkat.

Sementara ketika kandung kemih telang dikosongkan, hasil pengukuran tekanan darah akan menurun dan kembali normal. Para peneliti sebenarnya belum menemukan penyebab pasti dari kondisi ini. Namun, tekanan pada kandung kemih saat penuh dengan cairan diduga dapat memengaruhi perubahan pada tekanan darah.

Itu sebabnya, Anda dianjurkan untuk buang air kecil dulu sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah guna terjadinya kesalahan pembacaan hasil.

2. Posisi duduk yang tidak tepat

Duduk dengan posisi tubuh membungkuk dan kaki menggantung alias tidak berpijak sempurna pada tanah, termyata bisa menimbulkan kesalahan pada pemeriksaan tekanan darah. Ini karena setiap kaki memiliki denyut nadi dan aliran darahnya masing-masing.

Ketika dilakukan pemeriksaan, otomatis tekanan darah yang ada di kaki akan ikut dinilai. Normalnya, tekanan darah pada kaki haruslah sama dengan yang ada di tangan. Namun jika posisi tubuh bungkuk, bahkan disertai dengan kaki yang tidak menapak sempurna pada lantai, tentu bisa mengacaukan hasil pemeriksaan.

Apa Reaksi Kamu?