Beberapa Hal Terkait Racun Sianida yang Harus Diketahui
ilustrasi

Beberapa Hal Terkait Racun Sianida yang Harus Diketahui

Selasa, 12 Jan 2021 | 10:30 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Sempat ada kasus di Indonesia yang memakan nyawa seorang korban meninggal akibat kopi campuran racun sianida. Efeknya juga mengerikan. Dalam waktu yang singkat, korban langsung meninggal dunia. Sebenarnya, apa itu racun sianida?

Apa itu racun sianida?

Racun sianida memang jarang digunakan, namun  sangat mematikan. Racun sianida membuat tubuh Anda tidak bisa menggunakan oksigen yang Anda butuhkan.

Istilah sianida mengacu pada bahan kimia yang mengandung ikatan karbon-nitrogen (CN). Banyak zat mengandung sianida, tapi tidak semuanya racun mematikan. Natrium sianida (NaCN), potasium sianida (KCN), hidrogen sianida (HCN), dan sianogen klorida (CNCl) memang mematikan, namun ribuan senyawa yang disebut nitril mengandung gugus sianida namun tidak beracun.

Sebenarnya, kita bisa menemukan sianida dalam nitril yang digunakan sebagai obat-obatan, seperti citalopram (celexa) dan simetidin (tagamet). Nitril tidak berbahaya karena mereka tidak mudah melepaskan ion CN, yang merupakan gugus yang bertindak sebagai racun metabolik.

Sejarah penggunaan sianida

Ini mungkin tidak seperti yang Anda bayangkan. Meski racun sianida adalah zat kimia pembunuh, pada kenyataanya zat ini awalnya digunakan dalam dunia pertambangan, sebagai pengikat logam mulia emas.

Menggunakan teknik amalgamasi dengan sianida, kadar emas yang dapat diperoleh bisa mencapai 89 – 95%, jauh lebih baik dari metode lainnya yang hanya mencapai 40 – 50%.

Namun setelah perang pecah, penggunaan sianida dialihkan kepada fungsinya sebagai zat kimia yang berbahaya dan mulai digunakan untuk genosida dan racun bunuh diri.

Penggunaan lainnya dari racun ini adalah untuk membunuh tikus, curut, dan tikus tanah untuk melindungi panen tanaman pangan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...