Beberapa Jenis Imunnisasi yang Penting untuk Anak
ilustrasi

Beberapa Jenis Imunnisasi yang Penting untuk Anak

Rabu, 16 Sep 2020 | 08:53 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Banyak orang tua berpikir bahwa imunisasi hanya perlu diberikan pada masa bayi dan anak-anak. Namun jangan salah! Ternyata anak Anda yang sudah memasuki masa remaja pun perlu diberikan imunisasi. Berikut ini daftar imunisasi untuk remaja yang tak kalah penting.

1. Vaksin Tdap

Vaksin Tdap memberikan perlindungan terhadap penyakit tetanus, difteri, dan pertusis.

Tetanus merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dapat ditemukan di tanah. Bakteri masuk ke dalam tubuh melalui adanya luka di kulit. Penyakit ini menyebabkan spasme otot yang dapat berujung kepada kematian akibat kesulitan bernapas.

Difteri merupakan penyakit yang lebih jarang ditemui, tetapi penyakit ini sangat berbahaya. Difteri dapat menyebabkan adanya selaput tebal di bagian belakang hidung atau tenggorokan sehingga penderita sulit bernapas atau menelan. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kelumpuhan otot napas dan gagal jantung.

Pertusis merupakan penyakit yang mudah sekali menular melalui batuk dan bersin. Penyakit ini menimbulkan batuk yang dapat bertahan hingga beberapa minggu. Penyakit ini disebut juga dengan batuk rejan atau batuk seratus hari.

Kapan anak remaja perlu diberikan vaksin Tdap?

Vaksin Tdap ini memang sudah diberikan sejak bayi. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian vaksin ini mulai usia 2 bulan. Pada remaja, vaksin Td atau Tdap sebaiknya diberikan saat usia 10-12 tahun dan dilakukan pengulangan kembali (booster) Td setiap 10 tahun.

2. Vaksin influenza

Influenza merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Penderita influenza biasanya mengalami demam, batuk, menggigil, nyeri otot, dan merasa lemas. Penyakit ini sangat mudah menular melalui batuk, bersin, atau bahkan sekadar dengan mengobrol tatap muka.

Tiap tahun ditemukan bayi, anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang meninggal akibat influenza. Influenza sangat berbahaya terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru, usia sangat muda atau tua, dan wanita hamil. Namun siapa saja dapat menderita influenza yang berat meskipun keadaannya sehat dan masih muda.

Kapan anak remaja perlu vaksin influenza?

Vaksin influenza dapat diberikan sejak anak usia 6 bulan. Imunisasi untuk remaja jenis ini dapat diulang setiap 1 tahun.

3. Vaksin HPV

Human papillomavirus (HPV) merupakan penyebab kanker serviks pada wanita. Virus ini biasanya menular melalui hubungan seksual. Jika Anda pernah melakukan hubungan seksual berarti Anda juga berisiko untuk terinfeksi oleh HPV.

Kapan anak remaja perlu vaksin HPV?

Vaksin HPV diberikan mulai usia 10 tahun. Vaksin ini diberikan sebanyak 3 kali. Apabila diberikan pada remaja usia 10-13 tahun, pemberian cukup 2 kali dengan interval 6-12 bulan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...