Beberapa Kondisi Medis yang Membuat Keseimbangan Tubuh Kurang Baik
ilustrasi

Beberapa Kondisi Medis yang Membuat Keseimbangan Tubuh Kurang Baik

Rabu, 16 Sep 2020 | 12:34 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Keseimbangan tubuh yang baik dibutuhkan setiap orang untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Lalu bagaimana dengan orang yang mudah jatuh karena tidak seimbang? Ya, mungkin Anda salah satu orang yang sering jatuh atau ‘oleng’ ketika berjalan atau saat melakukan aktivitas lainnya. Hati-hati, keseimbangan tubuh yang kurang baik bisa jadi tanda Anda mengalami beberapa kondisi medis yang tidak Anda sadari. Lalu apa saja kondisi medis yang menyebabkan Anda tidak mempunyai keseimbangan tubuh yang baik dan mudah jatuh?

Kondisi medis yang sering terjadi dan menyebabkan keseimbangan tubuh kurang baik

1. Masalah telinga dalam

Telinga tidak hanya berfungsi sebagai indera pendengar saja, namun juga bertanggung jawab atas keseimbangan tubuh. Di dalam telinga bagian dalam terdapat sebuah rongga yang berisi cairan dan sensor keseimbangan. Ketika terjadi infeksi atau gangguan pada telinga dalam, maka cairan dan sensor keseimbangan akan terganggu sehingga tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik. Jadi, otak tidak menerima sinyal apapun dari sensor keseimbangan dan membuat Anda menjadi tidak seimbang dan mudah jatuh.

2. Mempunyai otot-otot yang lemah

Orang yang sudah memasuki masa lanjut usia, rata-rata mempunyai keseimbangan yang buruk. Jadi jangan heran jika, banyak lansia yang sering dan mudah jatuh sehingga harus ditemani ke mana pun untuk menghindari risiko tersebut. Hal ini memang umum terjadi pada lansia, karena otot-otot mereka mulai melemah akibat massa otot berkurang. Massa otot akan berkurang seiring dengan pertambahan usia. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa tua Anda, maka Anda sebaiknya melakukan olahraga yang rutin agar massa otot tidak mudah berkurang.

3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Gejala pusing dan kehilangan keseimbangan berkurang terkadang juga disebabkan oleh efek samping dari penggunaan suatu obat. Salah satu contoh sederhananya saja, beberapa obat bisa membuat Anda mengantuk dalam beberapa menit setelah mengonsumsinya. Rasa kantuk ini membuat keseimbangan Anda menurun, sehingga mudah jatuh.

Risiko pusing dan kehilangan keseimbangan dapat lebih besar jika Anda mengonsumsi lebih dari satu jenis obat dalam satu waktu. Apabila Anda yakin bahwa obat tersebut memiliki efek samping terhadap keseimbangan tubuh Anda, sebaiknya diskusikan hal tersebut ke dokter.

4. Kurang pasokan darah ke otak

Kurangnya aliran darah ke otak disebut dengan hipotensi ortostatik dan percaya atau tidak, kondisi ini ternyata cukup umum terjadi. Sebuah penelitian yang melibatkan sebanyak hampir seribu orang ini menunjukkan bahwa sebanyak 21% dari total respondennya mengalami hipotensi ortostatik. Jika Anda sering pusing dan tidak seimbang ketika berdiri dari posisi duduk atau tiba-tiba bangun dari posisi tidur, maka penyebabnya adalah hipotensi ortostatistik. Kondisi ini bisa disebabkan karena tubuh kekurangan cairan. Kurang asupan makanan juga dapat mengakibatkan hal ini terjadi. Apabila kondisi ini sering terjadi, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...