Beberapa Mitos Terkait Seks yang Menyesatkan
ilustrasi

Beberapa Mitos Terkait Seks yang Menyesatkan

Jumat, 19 Jul 2019 | 14:02 | Rusmanto
Winnetnews.com - Fakta yang mengejutkan dari riset yang dilakukan Durex Indonesia tentang Kesehatan Reproduksi dan Seksual pada 500 remaja usia 18-25 tahun yang belum pernah menikah di Indonesia, bahwa 33 persen di antaranya telah melakukan hubungan seksual di usia 18-20 tahun dan sebagian besar tidak menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

"Ini menarik sekali. Betapa mereka sangat minim pengetahuan akan sexual educationnya itu. Ini mencengangkan, jadi kalau mau bilang edukasi seksual itu masih tabu saya rasa ini perlu jadi satu data yang dipertimbangkan. Dan mereka 50 persennya tidak tahu atau tidak menggunakan alat kontrasepsi," papar dr Helena Rahayu Wonoadi, Head of Corporate Social Responsibility, Reckitt Benckiser Indonesia.

Yang lebih mengagetkan lagi, bersamaan dengan fakta tersebut, rupanya riset itu juga mengungkap masih banyaknya mitos soal kesehatan seksual yang dipercaya oleh masyarakat. Apa saja?

1. Ejakulasi di luar vagina jadi solusi menghindari kehamilan

Masih banyak yang menganggap bahwa ejakulasi di luar vagina akan menghindarkan dari kehamilan. Bahkan dalam riset tersebut, ditemukan bahwa 53 persen remaja juga masih mempercayai hal tersebut.

Ditemui beberapa waktu lalu, dr Ardiansjah Dara, SpOG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Jakarta menuturkan bahwa senggama terputus bisa menjadi salah satu upaya mencegah kehamilan. Namun hal ini tak 100 persen efektif, karena pasti tetap ada faktor-faktor yang membuat berpeluang hamil, seperti kontrol pria yang tidak bagus sehingga telat 'mencabut' dan masa subur sang wanita.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...